Doni Monardo Menduga Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan Bersama

0
5
Doni Monardo Minta Masyarakat Tetap Disiplin Terapkan Prokes
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Doni Monardo

Jakarta, DENPOST.id

Sabtu (23/1/2021) pagi, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengumumkan dirinya terpapar Covid-19. “Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif Covid-19 dengan CT Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun,” tutur Doni dalam siaran pers, Sabtu pagi.

Dia meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan bersama. Karenanya dalam rilis yang disampaikan pada Sabtu pagi, dia mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari acara makan bersama guna mencegah penularan.

“Karena saat makan kita pasti lepas masker dan celah penularan terbuka. Sebaiknya saat makan, tidak ada orang lain di sekitar kita untuk mencegah tertular atau menulari. Untuk sementara, makan bisa sendiri atau terpisah dari orang lain, ” tutur Doni di Jakarta.

Baca juga :  Gelombang Capai Empat Meter, Nelayan Takut Melaut

Dia menuturkan selama seminggu memimpin langsung penanganan bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan ada beberapa momen harus melepas masker ketika makan bersama orang lain. “Jadi saya yakin pada saat melepas masker dan makan itulah saya tertular,” duganya.

Pascagempa bumi melanda Sulawesi Barat pada Jumat dini hari 15 Januari 2021, Doni telah berada di lokasi bencana pada sore harinya. Dia berada di lokasi bencana, termasuk berkunjung ke Banjarmasin yang dilanda banjir bandang. Doni baru kembali ke Jakarta, Jumat (22/1/2021) sore.

Baca juga :  Ari Dwipayana : Perkuat Arus Tengah Dalam Masyarakat Multikultur

Dia menuturkan, dalam sebelas bulan terakhir sejak mulai menangani pandemi Covid-19, selalu berusaha menghindari paparan virus dengan menuruti semua anjuran para pakar kesehatan. Namun, dari semua Langkah pencegahan, rupanya tetap ada celah sehingga terpapar virus corona.

Epidemolog Universitas Indonesia yang sekaligus Juru Bicara Nasional Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menduga aktivitas yang begitu padat dan melelahkan serta celah saat makan menjadi penyebab virus Corona menginfeksi Doni Monardo.

Baca juga :  Senin, Covid-19 di Denpasar Melonjak 106 Orang, Satu Pasien Meninggal

“Ini menjadi pelajaran berharga bahwa kedisiplinan selama sebelas bulan itu tetap ada celah seperti saat makan. Sebelumnya ada juga penelitian yang menemukan bahwa para tenaga kesehatan yang tertular saat mereka istirahat untuk makan dan terpaksa membuka masker,” tutur Wiku.

Selain itu, aktivitas yang padat dan melelahkan jadi faktor menurunnya imunitas seseorang sehingga menjadi lebih rentan terhadap penyakit. “Itulah mengapa, selain menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Kita juga harus menjadi imunitas dengan istirahat cukup, makan bergizi, serta rutin berolahraga,” sarannya. (kmb)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini