Terkait Dentuman di Buleleng, BMKG Wilayah III Denpasar Katakan Ini

0
7
Picsart 01 24 05.35.55
BERAWAN - Langit wilayah Bali secara umum dan Badung selatan khususnya masih berawan dan sesekali turun hujan.

Kuta, DENPOST.id

Suara dentuman keras yang terdengar masyarakat Buleleng dan sekitarnya direspon pihak BMKG Wilayah III Denpasar. Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar, Iman Fatchurochman dihubungi, Minggu (24/1/2021) memaparkan terkait dentuman yang menghebohkan warga, pihaknya sudah melakukan pengecekan di alat sensor milik BMKG yang ada di Singaraja.

Di mana, dari hasil pengecekan alat sensor tersebut memang menangkap adanya sinyal getaran. Namun, dipastikannya getaran tersebut bukanlah bersumber dari gempa. “Memang itu ada dentuman yang didengar, setelah kami cek ada satu sinyal getaran di sensor alat BMKG di Singaraja,” ujarnya.

Baca juga :  Rabu, Kembali Satu Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal

Namun getaran tersebut, bukan bersumber dari gempa. Sebab kalau dari gempa walaupun kecil akan terekam beberapa getaran. Selain itu, getaran yang terekam akibat suara dentuman ini berada di atas permukaan. “Memang ada satu sinyal getaran yang terekam oleh alat sensor kami di Singaraja pada jam 10.27 Wita,” ujarnya.

Ditanya apa kira-kira penyebab getaran tersebut, Iman belum bisa memastikan, namun dari informasi yang diterima dari instansi lain katanya ada vidio yang merekam meteor jatuh. Kemungkinan dentuman tersebut, diakibatkan suara meteor jatuh atau benda lain. Hanya saja dia juga tidak berani memastikan di mana lokasi jatuhnya meteor tersebut.

Baca juga :  Tanpa Masker, 4 WNA di Kuta Didenda

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan mempercayai informasi hoak yang mengatakan dentuman tersebut bersumber dari hal-hal yang tidak jelas. “Kami imbau masyarakat jangan percaya berita hoak atau sumber-sumber yang mengatakan dentuman itu berasal dari sesuatu yang tidak jelas. Silahkan menyimak informasi ke pihak BPBD Singaraja karena semua informasi BMKG sudah kami share di sana,” ujarnya.

Sementara itu, terpisah dalam presscon secara virtual, BMKG mengungkapkan Bali bagian utara masuk dalam katagori kawasan berpotensi terjadi banjir menengah. (113)

Baca juga :  Cegah Wabah Covid-19, PDAM Badung Sebar Tempat Cuci Tangan Portable Di 50 Titik

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini