Masuki Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

0
5
Picsart 01 24 05.37.46
BANJIR - BMKG mengimbau waspada peningkatan cuaca ekstrem yang bisa memicu terjadi banjir dan longsor.

Kuta, DENPOST.id

Badan Meteoroloi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia, yakni 94 persen dari 342 zona musim saat ini telah memasuki puncak musim hujan.

Seperti yang telah diprediksikan sejak, Oktober 2020, di mana puncak musim hujan akan terjadi pada, Januari dan Februari 2021.

Untuk itu, perlu diwaspadai terjadinya cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode puncak musim hujan ini,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (23/1/2021) malam.

Baca juga :  Dari Enam Kebijakan Penanggulangan Covid-19, Pemkab Badung Baru Realisasikan Empat 

Sebagian besar wilayah yang berada pada puncak musim hujan tersebut, terutama sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa, sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan bagian selatan Papua.

Puncak musim hujan di wilayah tersebut, diperkirakan akan berlangsung hingga Februari 2021. Pada periode musim hujan dan puncak musim hujan ini juga sering terjadi peristiwa cuaca ekstrem, dengan curah hujan kategori tinggi dan sangat tinggi.

Baca juga :  Pantau Perayaan Natal, Kapolres Ingatkan Jemaat Patuhi Prokes

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto mengatakan peningkatan tren curah hujan ekstrem ini, selain dipicu oleh fenomena dan/atau gangguan skala iklim, dikaitkan juga sebagai dampak perubahan iklim. “Dari pengamatan BMKG walaupun curah hujan berada pada tingkat sedang, namun masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Hal ini
tergantung pada daya dukung lingkungan dalam merespon kondisi curah hujan,” kata Guswanto.(113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini