27 Desa di Karangasem Masuk Zona Merah Rabies

0
11
27 Desa di Karangasem Masuk Zona Merah Rabies
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Made Ari Susanta

Amlapura, DENPOST.id

Tak hanya pandemi Covid-19, kasus rabies di Kabupaten Karangasem juga menjadi ancaman serius. Data Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem mencatat ada 27 desa di Karangasem yang masuk zona merah rabies. Dalam sehari rata-rata ada 3 hingga 5 kasus gigitan anjing. Ditambah dari total populasi anjing hanya 20 persen yang bertuan atau dikandangkan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Made Ari Susanta. Atas kondisi ini, pertengahan Februari 2021, pihaknya mencanangkan vaksinasi dengan memprioritaskan 27 desa yang masuk zona merah rabies. “Kasus gigitan anjing di 27 desa lumayan. Dan, setiap tahunnya ditemukan kasus gigitan anjing positif rabies. Makanya ini kita prioritaskan dulu, ” ungkap Ari Susanta.

Baca juga :  Begini Reaksi Komisioner dan Staf KPU Karangasem Saat Dites Cepat

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada tahun 2021 populasi anjing di Kabupaten Karangasem mencapai 74.105 ekor. “Targetnya 80 persen dari jumlah itu dapat divaksin,” katanya. Desa-desa yang masuk zona merah tersebar di 8 Kecamatan. Di mana wilayah dengan desa zona merah terbanyak ada di Kecamatan Berantem, Kubu, Rendang dan Abang.

Melihat kondisi di masyarakat di mana hanya 20 persen dari jumlah populasi anjing dalam kondisi dikandangkan atau bertuan, pihaknya meminta partisipasi warga. “Kita juga minta partisipasi dari masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi ini. Salah satunya dengan membantu petugas saat memberi vaksin peliharaanya, ” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Di Karangasem, Hujan Picu Pohon Tumbang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini