Hari Ini, 7.440 Vial Vaksin Covid -19 Tiba di Buleleng

0
6
Picsart 01 26 09.06.54
Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa

Singaraja, DENPOST.id

Kabupaten Buleleng siap melaksanakan vaksinasi Covid -19 tahap pertama. Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan, Buleleng mendapatkan jatah vaksin Covid-19 sebanyak sebanyak 7.440 vial. Semua vaksin tersebut akan diambil langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng ke tempat penyimpanan vaksin milik Pemerintah Provinsi Bali pada Selasa (26/1/2021) ini.

Suyasa menyampaikan, vaksin akan dibawa ke Buleleng dengan mengikuti prosedur tetap yang sudah ditetapkan Kepolisian Daerah Provinsi Bali.
“Tadi sudah berkoordinasi dengan polisi dan Satpol PP untuk melakukan pengawalan sesuai dengan protap oleh Polda Bali atas dasar surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali,” ucapnya.

Baca juga :  Pos Sekat Labuan Lalang Akan Dievaluasi

Lebih lanjut Suyasa menjelaskan, vaksin akan disimpan di Depo Farmasi Dinas Kesehatan Buleleng yang bertempat di Jalan Serma Karma, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Sejumlah vaksin akan langsung disebarkan ke puskesmas-puskesmas fasilitas kesehatan yang memiliki cold chain (sistem dan alat-alat penyimpanan vaksin termasuk pendingin).

“Sebanyak 4.000 vial akan disimpan, sisanya akan disebar langsung ke puskesmas atau fasilitas kesehatan yang memiliki cold chain. Bagi yang tidak punya, tidak bisa mengambil. Maka dari itu sisanya disimpan di depo farmasi,” kata Suyasa.

Baca juga :  Sejumlah Wilayah di Buleleng Mulai Kekeringan

Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dilaksanakan pada Rabu 27 Januari 2021. Di sisi lain, daftar penerima vaksin sedang dalam proses validasi. Menurutnya, data penerima sangat fluktuatif karena harus mengikuti kriteria dengan ketat.

“Walaupun tenaga kesehatan tapi jika memiliki komorbid yang cukup berat, dia tidak bisa divaksin. Kecuali yang punya komorbid terkontrol. Kedua, walaupun sudah tercatat sebagai penerima vaksin tapi saat ini terkonfirmasi, tidak jadi menerima vaksin. Ketiga, posisi kesehatan yang bersangkutan pada saat dilakukan pengecekan kesehatan ulang, kalau tidak mendukung ya tidak divaksinasi. Jadi, belum bisa disampaikan angka pasti penerima vaksin karena akan sangat ditentukan oleh kondisi di lapangan saat hari vaksinasi,” paparnya.

Baca juga :  Sidak Masker, 13 Pelanggar Terjaring di Kota Singaraja

Selain nakes, Suyasa memaparkan bahwa akan ada pejabat yang akan divaksin. Jumlahnya sepuluh orang. Daftar penerima vaksin dari pejabat pun mengikuti kriteria dengan ketat, yakni dengan rentang usia 18-59 tahun dan tanpa komorbid berat. Menurutnya, selain pejabat di lingkungan Forkopimda, akan ada tokoh masyarakat juga yang akan menerima vaksinasi pada tahap pertama ini.(118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini