Tarif Pungutan Naik, Pedagang Pasar Seririt Protes

0
9
Tarif Pungutan Naik, Pedagang Pasar Seririt Protes
TERIMA PERWAKILAN - Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, saat menerima perwakilan pedagang Pasar Seririt, Kamis (28/1/2021) di DPRD Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Surat Keputusan Direksi PD Pasar tentang Penyesuaian Tarif Pungutan Perusahaan Daerah Pasar Kabupaten Buleleng tanggal 21 Januari 2021 yang rencana diberlakukan mulai 1 Februari 2021 mendapat protes dari para pedagang. Widiaputra dan Putu Agus Susila selaku perwakilan pedagang dari Pasar Seririt bersama Made Mahayasa dan Poni Panggidae, Kamis (28/1/2021) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Buleleng.

Kedatangan para pedagang tersebut diterima Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna. Widiaputra menyatakan keberatan atas kenaikan tarif tersebut terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini. “Mohon ditunda dulu, masa pandemi seperti sekarang semua susah,” pinta Widiaputra diamini Mahayasa.

Baca juga :  Terjatuh di Dermaga, Sairi Ditemukan Meninggal

Selain mohon penundaan penerapan tarif baru yang rata-rata naik Rp 2.000, mereka juga mohon dilakukan penataan pasar yang lebih baik. Seperti pedagang kaki lima yang menggunakan lapak permanen serta pedagang bermobil. “Hal itu sangat berpengaruh pada minat pembeli memasuki pasar, karena mereka berada di luar, sehingga jual beli bisa dilakukan dengan sambil lewat,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan perwakilan pedagang tersebut, Gede Supriatna menyatakan akan membahas dengan memerintahkan Komisi III pada Senin (1/2/2021) depan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Direksi PD Pasar dan Pemerintah Kabupaten Buleleng. (118)

Baca juga :  Seruduk Truk, Pelajar Tanpa Helm Tewas

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini