Satgas Larang Masyarakat Malukat ke Pantai Matahari Terbit

0
12
Satgas Larang Masyarakat Malukat ke Pantai Matahari Terbit
DIJAGA – Pecalang Desa Adat Sanur menjaga pintu masuk Pantai Matahari Terbit agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan (prokes), Jumat (29/1/2021).

Sanur, DENPOST.id

Guna menghindari kerumunan, Satgas Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Adat Sanur melarang masyarakat malukat ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya saat hari Banyu Pinaruh, Minggu (31/1/2021). Akses pantai juga akan ditutup saat itu. Ketua Satgas GR Covid-19 Desa Adat Sanur, I Ketut Karsa, Jumat (29/1/2021) mengatakan, tiga pantai yang ada di wilayah Desa Sanur Kaja yakni Pantai Matahari Terbit, Pantai Bias Ukir dan Pantai Bangsal akan ditutup saat banyu pinaruh.

Dikatakannya, penutupan itu sesuai imbauan dari Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar agar masyarakat tidak mandi atau malukat ke pantai saat banyu pinaruh. ”Ketiga pintu masuk ketiga pantai ini dijaga pecalang, TNI dan Polri agar tidak ada masyarakat mandi atau malukat ke pantai,’’ tegas Karsa.

Baca juga :  Di Denpasar, Ribuan UMKM Terancam Bangkrut

Lebih lanjut dikatakan Karsa, larangan dan penutupan ini dilakukan untuk menghindari kerumunan karena penularan Covid-19 di Kota Denpasar terus meningkat. “Karena itu, saat hari Saraswati, Banyu Pinaruh dan Pagerwesi agar masyarakat melaksanakan uapacara atau malukat di rumah masing-masing untuk mencegah kerumunan. Masyarakat dilarang mandi dan malukat di pantai karena tirta panglukatan sudah dibagikan kepada masing-masing rumah,’’ pungkasnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini