Terima Suntikan Vaksin Dosis Kedua, Giri Prasta: Tidak Terasa

0
9
Picsart 01 29 07.09.57
SUNTIK VAKSIN - Bupati Giri Prasta, saat menerima suntikan vaksin dosis kedua di Rumah Sakit Mangusada Badung, Jumat (29/1/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Selang 14 hari pascamenerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima vaksin dosis kedua di Rumah Sakit Mangusada Badung, Jumat (29/1/2021). Sebelum menerima suntikan vaksin, Bupati Giri Prasta menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sebelum masuk ke ruang vaksinasi, pengecekan suhu tubuh, menjalani screening dan menyatakan siap untuk menerima vaksin.

Usai menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua dan mengikuti proses observasi kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) selama sekitar 30 menit, Bupati Giri Prasta mengatakan bdirinya merasakan hal yang sama seperti saat melakukan vaksin dosis pertama dua Minggu lalu. “Tidak terasa. Kalau dulu setelah 2 jam hanya sedikit mengantuk, sekarang saya kira juga sama saja. Dua dosis suntikan ini akan memicu respons antibodi yang lebih optimal dan lebih efektif di masa yang akan datang,” kata Giri Prasta.

Baca juga :  Pemkab Badung Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19

Lebih lanjut Giri Prasta menyampaikan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 , pihaknya mengajak semua elemen masyarakat agar selalu patuh dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir dan menjaga jarak dalam setiap aktivitas yang dilakukan).

Di samping itu, pihaknya telah menyiapkan langkah preventif berupa penambahan jumlah kamar ruang isolasi pasien Covid-19, di Rumah Sakit Mangusada

Baca juga :  Dewan Badung Terima Aspirasi Masyarakat Masalah Hasil Pilkel Angantaka

Sementara Kadis Kesehatan Badung, dr. I Nyoman Gunarta didampingi Dirut RSD Mangusada, dr. Ketut Japa menjelaskan vaksinasi dosis pertama bertujuan untuk mengenalkan vaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh. Dikatakan dosis pertama dilakukan untuk memicu respons kekebalan awal. Selang 14 hari dari pemberian dosis pertama, dilanjutkan dengan suntikan kedua yang bertujuan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. “Antibodi tersebut baru akan optimal 14 sampai 28 hari, setelah suntikan kedua dilakukan,” jelas pejabat asal Sibanggede ini. (a/115)

Baca juga :  Pesta Miras Saat PPKM, Palak dan Aniaya Warga

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini