Gara-gara Ini, 23 Pengelola Villa dan Restoran Protes

0
14
Picsart 01 29 07.11.16
Tokoh Adat Air Sanih, Jro Made Sukresna.

Singaraja, DENPOST.id

Sebanyak 23 pengelola villa dan restoran di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan protes. Pasalnya, mereka yang sebelumnya masuk dalam daftar penerima dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari Pemerintah Pusat tiba-tiba tak jadi mendapatkannya.

“Alasannya terlalu mengada-ada, kita dikatakan tidak hadir saat sosialisasi. Padahal diundang pun tidak, bagaimana hadir,” ucap owner Villa Cilik Garden, Jro Made Sukresna, Jumat (29/1/2021).

Tokoh Adat Air Sanih yang akrab disapa Jro Cilik ini merasa tidak puas dengan kinerja Dinas Pariwisata Buleleng yang seolah kurang profesional dalam merealisasikan program pusat. Nyatanya, dari dana PEN yang diterima Kabupaten Buleleng sekitar Rp13 miliar dikembalikan ke pusat sejumlah Rp2 miliar. “Kita yang sebelumnya terdaftar saja belum dapat, kok sudah dikembalikan,” ketusnya.

Baca juga :  Distan Buleleng Pastikan Daging Babi Aman Dikonsumsi

Dari total yang seharusnya diperoleh sesuai data awal, 23 pengelola villa dan restoran yang ada di Desa Bukti mendapatkan dana sekitar Rp25 juta. Khusus untuk Villa Cilik Garden yang terdata mendapat Rp11 juta. “Saya tidak mempermasalahkan jumlahnya, tetapi itu adalah hak saya dari setoran pajak yang sebelumnya sudah terbayarkan. Nah kok nggak jadi dapat,” imbuhnya.

Sementara Kadis Pariwisata Buleleng, Made Sudama Diana saat dikonfirmasi mengatakan para penerima sesuai daftar yang sudah terverifikasi. “Mungkin data yang dipakai itu baru usulan, nah akan ada verifikasi lanjutan dengan melengkapi persyaratan untuk pencairan termasuk no rekening,” katanya.

Baca juga :  Pencarian Penyelam Gede Surya Akan Dihentikan

Namun demikian, dia mengaku akan mengecek ulang proses verifikasi itu. Atas kasus ini, Jro Cilik pun sudah menyampaikan ke DPRD Buleleng dan akan dijadwalkan untuk rapat dengar pendapat dengan Dinas Pariwisata agar permasalahannya jelas. Hal ini juga terkait dugaan temuan pihak Kejaksaan Buleleng yang mencium ada kejanggalan dalam pengelolaan dana PEN di Buleleng.(118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini