Saraswati, Upakara di Sekolah Dibatasi

0
6
Picsart 01 29 07.11.50
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem, Gusti Ngurah Kartika.

Amlapura, DENPOST.id

Seluruh sekolah di Kabupaten Karangasem menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat dalam pelaksanaan Hari Suci Saraswati di tengah pandemi Covid-19. Perserta yang hadir dalam upakara dibatasi, salah satunya di SMPN 3 Abang, siswa diharapkan ngayeng.

Kepala SMPN 3 Abang, I Gede Mahendra, Jumat (29/1/2021) menuturkan pihaknya membatasi peserta persembahyangan di padmasana sekolah tak lebih dari 25 orang. Sementara sisanya melakukan pengayengan dari rumah masing-masing. “Dibatasi hanya guru terdekat, pegawai dan OSIS. Dibatasi 25 orang,” kata Mahendra.

Baca juga :  Tanpa Suket Rapid Test, Dua Warga Lombok Dipulangkan

Tak hanya itu, setiap peserta persembahyangan juga diimbau untuk membawa alat persembahyang sendiri untuk menghindari kontak.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem, Gusti Ngurah Kartika menuturkan hingga saat ini seluruh siswa masih belajar dari rumah. Berkaitan dengan itu, pihaknya berharap bila ada sekolah yang melaksanakan persembahyangan harus benar-benar menerapkan prokes. “Saya belum tahu apa ada sekolah atau tidak yang melaksanakan persembahyangan. Yang jelas ini masih situasi pandemi Covid-19,” ungkapnya. Pihaknya berharap sekolah bijak dalam mengambil keputusan. (yun)

Baca juga :  Ketua KPU Karangasem “Diadili” DKPP

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini