Banyu Pinaruh, Pengunjung Pantai Matahari Terbit Wajib “Rapid Antigen”

0
3
Picsart 01 31 11.49.38
RAPID ANTIGEN – Tim kesehatan dari Kodim 1611/Badung, saat melakukan rapid antigen kepada pengunjung yang ingin melukat dan mandi pada Banyu Pinaruh di pintu masuk Pantai Matahari Terbit Sanur, Minggu (31/1/2021).

Sanur, DENPOST.id

Satgas Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Adat Sanur menggandeng Kodim 1611/Badung melakukan penjagaan ketat di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan pada Banyu Pinaruh. Tak hanya dijaga ketat, pengunjung yang ingin mandi atau melukat juga diwajibkan menjalani rapid antigen di pantai setempat, Minggu (31/1/2021).

’’Sesuai kesepakatan paruman di Wantilan Pura Samuan Tiga Bedulu, Gianyar dengan aparat, pemerintah daerah, Kodim, kepolisian dan bendesa adat, serta perbekel se-Bali menutup pintu masuk ke Pantai Matahari Terbit, Pantai Pasir Ukir dan Pantai Bangsal untuk masyarakat yang ingin melukat maupun mandi,’’ kata Wakil Ketua Satgas GR Covid-19 Desa Adat Sanur, IB Alit Sudewa didampingi Ketua Satgas I Ketut Karsa, di sela-sela pengamanan di pintu masuk Pantai Matahari Terbit.

Baca juga :  Percepat "Tracking", Pos "Swab Test" Didirikan di Kutsel

Alit Sudewa mengaku masyarakat boleh masuk ke Pantai Matahari Terbit dan sekitarnya, namun wajib mengikuti rapid antigen yang dilakukan di pintu masuk. Ada masyarakat yang mau mengikuti rapid antigen dan ada sebagian besar warga yang nemilih pulang. ”Pengunjung boleh masuk ke Pantai Matahari Terbit, dengan syarat harus menjalani rapid antigen. Tanpa itu tidak boleh masuk ke pantai,’’ tegas Alit Sudewa.

Baca juga :  Terjaring Operasi PKM, Satpol PP Amankan Ini

Dia menegaskan, penjagaan di pintu masuk Pantai Matahri Terbit, Pantai Pasir Ukir dan Pantai Bangsal dijaga ketat pecalang, TNI dan polisi guna menghindari kerumunan, serta mencegah penyebaran virus corona. Masyarakat yang boleh masuk terbatas kurang lebih 100 orang yang sudah lolos hasil tes negatif. ”Kita hanya memberikan tolerensi bagi nelayan untuk mencari kehidupan di laut,’’ ujarnya.

Alit Sudewa menambahkan, rapid antigen bagi pengunjung dilakukan sampai pukul 09.00, dan setelah itu pintu masuk Pantai Matahari Terbit dijaga ketat dan tidak mengizinkan masyarakat masuk sembarangan untuk mencegah kerumunan dan penularan Covid-19. ”Petugas Satgas GR Desa Adat Sanur bersama TNI dan Polri menjaga ketat sekaligus melarang masyarakat masuk ke pantai. Jika ada yang ingin mandi dan melukat disuruh balik atau pulang,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Dukung Pilkada di Masa Pandemi, Korem Atensi Penerapan Prokes

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini