Pasien Isolasi Meninggal, Kasus Covid-19 di Jembrana Masih Tinggi

0
3
Picsart 01 31 05.53.40

Negara, DENPOST.id

Kasus Covid-19 di Jembrana masih tinggi, dengan rata-rata lebih dari 10 orang perhari. Dari data Satgas Penanganan Covid-19, Minggu (31/1/2021) pasien positif Covid-19 sebanyak 14 orang, sembuh (29 orang) dan meninggal (satu orang).

Sebelumnya, Sabtu (30/1/2021) pasien positif Covid-19 sebanyak 39 orang, sembuh (30 orang) dan meninggal (satu orang).

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan akumulasi kasus Covid-19 pada Minggu sebanyak 1.588 orang. Sembuh 1.373 orang dan meninggal 47 orang. Arisantha mengharapkan agar warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Meski kini sudah ada vaksin, namun prokes harus tetap menjadi prioritas.

Baca juga :  PPDN Masuk Bali Masih Diawasi

Sementara pelaksanaan vaksin bagi tenaga kesehatan sudah mencapai 28,5 persen. Di sisi lain, pasien yang dirawat di ruang isolasi kembali dilaporkan ada yang meninggal dunia. Pasien lelaki usia 80 tahun tersebut, yakni warga Dangin Tukadaya, Jembrana. Dari informasi, pasien ini datang ke IGD RSU Negara pada, Kamis (28/1/2021) dengan keluhan sesak napas sejak satu hari, batuk dan demam, mual, serta kehilangan rasa. Dengan keluhan itu, pasien yang memilikii riwayat asma, pneumonia dan anemia ringan ini dimasukkan dalam suspect Covid-19.

Baca juga :  Di Jembrana Ditemukan Banyak Pemilih Ganda

Petugas medis kemudian melakukan rapid test antigen dan hasilnya negatif. Lalu pada, Jumat (29/1/2021) dilakukan tes swab PCR dan hasilnya juga negatif. Petugas medis kembali melakukan swab tes, namun sebelum hasilnya keluar, pada Minggu (31/1/2021) pukul 03.40 Wita, kondisi pasien memburuk. Tekanan darahnya rendah dan denyut nadinya lemah. Petugas medis memberikan pertolongan, namun tidak banyak membantu. Pasien koma dan pukul 04.00 Wita, dinyatakan meninggal.

Baca juga :  Jembrana Gelontorkan Rp 7 Miliar Lebih untuk Ini

Sementara Plt. Direktur RSU Negara, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata melalui Humas RSU Ni Ketut Marini, dikonfirmasi membenarkan satu pasien suspect Covid-19, meninggal dunia. Menurut dia, jenaszahnya masih dititip di ruang jenazah menunggu hasil tes swab kedua keluar. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini