Via Daring, Kampanye Pilkel Badung

Picsart 02 01 06.24.03
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Badung, Komang Budhi Argawa.

Mangupura, DENPOST.id

Sebanyak 110 orang calon perbekel dari 34 desa di Kabupaten Badung yang melakukan Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak memulai kampanye secara daring, 1 sampai 3 Februari 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Badung, Komang Budhi Argawa menjelaskan selama kampanye daring, masing-masing desa yang melaksanakan pilkel wajib menggelar panel secara daring sebanyak satu kali. Semua calon berkumpul dalam satu tempat untuk panel daring. Panel dilaksanakan di kantor desa masing-masing oleh panitia pemilihan tingkat desa. “Panel secara daring tergantung kesepakatan desa. Bisa pakai google meeting, zoom atau media sosial. Yang jelas secara virtual, gimana caranya biar masyarakat tahu. Silakan desa yang mengatur,” ujar Budhi Argawa, didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Desa, AA Bagus Mahaputra, Senin (1/2/2021).

Baca juga :  Desa Sidatapa Pasarkan Produk Via Digital

Panel daring bisa dipilih waktunya antara 1 sampai 3 Februari 2021. Setelah menentukan hari untuk panel daring, selanjutnya sisa waktu kampanye bisa dilakukan secara pribadi oleh calon melalui media sosial atau media cetak dan elektronik. Budhi Argawa menegaskan, Pilkel kali ini tidak boleh ada kerumunan. “Sesuai kesepakatan antara panitia perbekel dan para calon, setelah panel daring untuk selanjutnya kampanye bisa dilakukan melalui media cetak atau media sosial. Katakanlah si calon dari rumah kampanye lewat medsos, silakan. Intinya tidak ada kerumunan lagi,” tegasnya.

Budhi Argawa menambahkan pilkel yang dilakukan secara daring ini merupakan langkah menekan penyebaran Covid-19, yang saat ini kasus terus bertambah. Penerapan prokes secara ketat menjadi perhatian pimpinan Kabupaten Badung. “Kita sudah arahkan (secara daring-red), karena ada edaran dari Bapak Bupati tentang pelaksanaan pilkel di Badung. Prinsipnya kalau sudah disepakati antara panitia pemilihan dengan calon, bilamana si calon melanggar kan panitia pemilihan desa yang menegur. Saat ini prokes benar-benar menjadi perhatian pimpinan,” imbuhnya.

Baca juga :  Buka Sejumlah Objek Wisata, Badung Tunggu Ini

Setelah melalui proses kampanye selama tiga hari, selanjutnya pemungutan suara akan dilaksanakan pada, 7 Februari 2021. Menurut Budhi Argawa, sudah disediakan sebanyak 411 TPS karena sesuai Surat Edaran Mendagri, satu TPS maksimal 500 pemilih. “Total ada 411 TPS. Jika satu banjar DPT-nya lebih dari 500, kemungkinan ada dua TPS dalam satu banjar atau sisanya ke TPS sebelah yang jumlahnya belum 500 pemilih. Sesuai Surat Edaran Mendagri, satu TPS maksimal untuk 500 pemilih,” bebernya.

Baca juga :  KPU Jembrana Ditarget Pemilih 85 Persen

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Dinas PMD Badung, 34 desa yang melaksanakan pilkel antara lain di Kecamatan Petang sebanyak enam desa meliputi Desa Pelaga, Belok Sidan, Pangsan, Getasan, Carangsari dan Sulangai. Kemudian di Kecamatan Abiansemal, yakni 15 desa, meliputi Desa Angantaka, Blahkiuh, Darmasaba, Mambal, Mekar Bhuwana, Sangeh, Sedang, Sibang Gede, Sibang Kaja, Ayunan, Dauh Yeh Cani, Jagapati, Punggul, Selat dan Taman.

Kemudian di Kecamatan Mengwi 10 desa, meliputi Desa Penarungan, Mengwi, Sembung, Kuwum, Gulingan, Werdi Bhuwana, Kekeran, Buduk, Cemagi, Pererenan. Termasuk di Kecamatan Kuta Utara satu desa, yakni Desa Tibubeneng, dan di Kecamatan Kuta Selatan sebanyak dua desa meliputi Desa Kutuh dan Pecatu.(115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini