Disbud Klungkung Akui Dilema Siapkan Duta PKB

0
4
Picsart 02 01 07.59.15
JELASKAN PKB - Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana bersama staf memberikan penjelasan soal PKB, Senin (1/2/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung tetap menggelontorkan anggaran untuk pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2021. Hanya saja dalam situasi pandemi dan anggaran yang terbatas, pemkab hanya mengikuti delapan kegiatan pentas seni.

Selain itu, duta yang mewakili Klungkung untuk PKB 2021, justru tidak bisa latihan karena adanya surat edaran terkait pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana ketika dikonfirmasi, Senin (1/2/2021) menyampaikan kalau tahun ini PKB XLII mengusung tema “Atma Kerti : Penyucian Jiwa Paripurna” dan rencananya akan dimulai pada, 12 Juni 2021. Namun, tahun ini Kabupaten Klungkung dikatakan tidak bisa berpartisipasi penuh dalam setiap pagelaran.

Baca juga :  Upaya Niskala Tangani Pandemi, Bali akan Gelar Pakelem Samudra

Dari 20 kegiatan, sejauh ini baru delapan yang dipastikan dapat diikuti. Meliputi, pawai pembukaan PKB, parade gong kebyar dewasa, parade gong kebyar wanita, lomba wayang kulit remaja, lomba baleganjur, lomba kegiatan kewanitaan, lomba pagelaran topeng prembon, serta parade gong kebyar anak-anak.

“Rencananya materi akan kami ikuti delapan kegiatan, dengan anggaran Rp1,5 miliar. Gabungan dari BKK provinsi dan anggaran APBD Klungkung. Duta atau kontingen yang kami ikut sertakan tahun ini, merupakan duta PKB tahun lalu yang sempat dibatalkan,” ujar Jumpung.

Baca juga :  Berjualan di Badan Jalan, Satpol PP Gianyar Tertibkan Pedagang Buah

Selain terbentur persoalan anggaran, Ida Bagus Jumpung mengatakan hingga kini juga pihaknya masih dilanda dilema. Hal ini berkaitan dengan SE Gubernur Bali yang melarang kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di masa pandemi. Ini tentu saja membuat jajaran Disbud ragu untuk memulai tahap persiapan. Apalagi sebelum tampil di PKB, seluruh duta dipastikan membutuhkan proses latihan.

“Kami dilema. Satu sisi kami harus berpartisipasi di PKB dan satu sisi lainnya duta kami tidak bisa latihan karena di desanya ketat menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Jumpung.

Baca juga :  Senin, 42 Pasien Sembuh dan 45 Orang Positif Covid-19 di Denpasar

Sebagai solusi, Jumpung yang didampingi Kabid Kesenian, Komang Sukarya mengusulkan agar Dinas Kebudayaan Provinsi Bali mengeluarkan rekomendasi, sehingga tahap latihan bisa dilakukan tanpa adanya kekhawatiran. Demikian juga dengan mekanismenya, apakah selama latihan peserta perlu rapid test antigen atau tidak. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini