Angka Kematian Lakalantas Tembus 405 Orang, Didominasi Usia Produktif

0
5
Picsart 02 03 06.52.20
Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Indra

Kereneng, DENPOST.id

Di tengah pandemi Covid-19 rupanya angka kematian akibat lakalantas di Bali cukup tinggi. Sepanjang 2020, pengendara atau pengguna lalu lintas yang meninggal tembus 405 orang.

Dimintai keterangan terkait penyebab tingginya angka kecelakaan di Bali, Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Indra, mengatakan, dikarenakan dua faktor. Pertama, masyarakat bisa berkendara, tapi tidak paham aturan. Kedua, masyarakat bisa berkendara, paham aturan tapi tidak tertib di jalan raya. “Pemicu utamanya pelanggaran lalu lintas, kemudian tak tertib saat berkendara,” katanya.

Baca juga :  Polisi Kantongi Identitas Perampok SPBU

Kombes Indra menekankan, para pengendara mesti takut saat melakukan pelanggaran karena akan mengancam nyawa sendiri dan orang lain. “Bukannya malah takut dengan polisi saat melanggar atau tak tertib di jalan,” imbuhnya.

Indra sendiri mengaku prihatin dengan tingginya angka korban jiwa akibat lakalantas di Bali. Dikatakannya, yang menjadi korban lebih banyak masyarakat yang berusia produktif. “Berbagai upaya sudah kita lakukan dalam menekan angka lakalantas, mulai dari kegiatan sosialisasi hingga penegakan hukum, angka lakalantas masih saja tinggi. Saya sangat prihatin dan terus kami evaluasi,” katanya.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Ribuan Personil Polda Gelar Doa Bersama

Namun, lanjut Indra, dibanding tahun 2019, angka korban jiwa dan kasus lakantas tahun 2020 mengalami penurunan 25%. “Tahun 2019 korban meninggal dunia sebanyak 540 atau selisih 135 korban jiwa dibanding 2020,” pungkasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini