“Munjung” Saat Pagerwesi, Warga Harus Taat Prokes

0
3
“Munjung” Saat Pagerwesi, Warga Harus Taat Prokes
OPERASI TAMAS - Desa Adat Buleleng menggelar operasi Taat Masker (Tamas) saat Hari Raya Pageresi di depan Pura Dalem Desa Adat Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Perayaan Hari Raya Pagerwesi di Buleleng memang berbeda dengan wilayah lain di Bali. Di Buleleng, perayaan Pagerwesi berlangsung lebih meriah yang dibarengi dengan tradisi munjung. Munjung yakni menghaturkan persembahan untuk keluarga yang sudah meninggal di pura dalem dan setra setempat. Mengingat masih masa pandemi Covid-19, warga diharuskan mentaati protokol kesehatan (prokes). Hal itu untuk mencegah klaster penyebaran Covid-19 dari upacara keagaaman. Tidak hanya itu, Desa Pakraman Buleleng juga menggelar operasi Tamas (Taat Masker) di sejumlah lokasi.

Kelian Desa Pakraman Buleleng, Nyoman Sutrisna, Rabu (3/2/2021) mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan pecalang di masing-masing desa adat untuk melaksanakan operasi Tamas. Selain mengawasi masyarakat yang melakukan persembahyangan, para pecalang juga mengatur jumlah pamedek yang masuk ke Pura Dalem Desa Adat Buleleng. “Selain di pura dalem dan setra, pecalang juga patroli ke masing-masing banjar adat untuk memastikan pamedek selalu taat memakai masker, cuci tangan dan atur jarak,” imbuhnya.

Baca juga :  Buleleng Tambah Delapan Kasus Covid-19

Sutrisna berharap, dengan operasi Tamas ini, klaster upacara adat khususnya di Desa Adat Buleleng tidak terjadi. Sementara itu, tradisi memunjung di Setra Buleleng tidak seramai biasanya. Ini disebabkan lebih banyak krama yang langsung ngaben saat keluarganya meninggal dan ada program ngaben bersama beberapa waktu lalu. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini