Ratusan Nakes di Klungkung Gagal Divaksin

0
7
Picsart 02 04 03.25.03
Kadis Kesehatan Klungkung, dr. Made Adi Swapatni

Semarapura, DENPOST.id

Proses vaksinasi anti Covid-19 terhadap tenaga kesehatan di Kabupaten Klungkung masih berlanjut hingga Kamis (4/2/2021). Sayangnya, dari 2.200 nakes yang terdaftar dalam aplikasi, hanya 1.669 orang yang memenuhi syarat untuk menjalani vaksinasi. Sisanya sebanyak 531 orang, ada yang harus ditunda dan ada pula yang gagal karena memiliki penyakit komorbid atau penyerta.

Kondisi ini diakui Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dr. Made Adi Swapatni. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kondisi tersebut. Selain karena ada nakes yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta, ada juga karena sedang hamil dan ada pula yang dalam masa menyusui.

Baca juga :  Di Klungkung, Desa-desa yang Miliki Pantai Boleh Melasti

Untuk yang memiliki riwayat penyakit penyerta, maka penyuntikkan vaksin untuk sementara akan ditunda. Seperti yang memiliki tekanan darah tinggi, akan diberikan obat agar tekanan darahnya normal. Kemudian berselang tiga hari dari pemberian obat tersebut yang bersangkutan akan dicek kembali kesehatannya. Apabila tekanan darahnya sudah normal, maka vaksin bisa diberikan vaksin.

“Untuk yang memiliki komorbid sesuai skrining yang tidak boleh diberikan ya kita tidak berikan vaksin. Tapi untuk yang ditunda, misalnya karena hipertensi saat dia datang tekanan darahnya tinggi, maka sekarang kita cek lagi. Kalau tensinya sudah turun bisa diberikan vaksin,” jelasnya.

Baca juga :  Tabrak Pembatas Jalan, Seorang Pengendara Tewas

Sementara khusus untuk ibu menyusui, Adi Swapatni mengatakan kini sudah ada pedoman baru. Penundaan pemberian vaksin Covid-19 hanya untuk ibu yang masih dalam masa ASI ekslusif. Artinya bayi yang disusui masih berusia 0 sampai 6 bulan. Sedangkan untuk ibu menyusui tapi buah hatinya sudah lebih dari 6 bulan, bisa diberikan vaksin.

“Jadi ibu menyusui yang ditunda adalah yang ASI ekslusif yang memiliki umur bayi sampai dengan 6 bulan. Jadi kalau nanti menyusui bayinya sudah lebih dari 6 bulan ya kita berikan,” jelasnya.
(119)

Baca juga :  Penerima Plasma Konvalesen Wajib Cari Donor Pengganti

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini