Jaga Ketahanan Pangan Masyarakat Badung Lewat Matanabe dan Sibertani

0
2
Picsart 02 04 07.38.22
BIBIT CABAI - Kadis Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana, saat menyerahkan bibit cabai kepada kepala sekolah dan bendesa adat, Kamis (4/2/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Guna mengantisipasi gejolak harga cabai akibat turunnya produksi dan lemahnya alur distribusi, Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerjasama dengan Bank BPD Bali, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung meluncurkan program Masyarakat Tanam Cabai (Matanabe) dan Siswa Belajar Bertani (Sibertani).

Peluncuran ini, ditandai dengan penyerahan bibit cabai secara simbolis kepada masyarakat di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Kamis (4/2/2021). Acara penyerahan bibit ini juga dihadiri Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa; Kadis LHK I Wayan Puja dan Kabag Perekonomian AA Sagung Rosyawati.

Baca juga :  Ke Bali Lewat Bandara, Boleh Tunjukkan Hasil Swab PCR Atau Rapid Antigen

Wijana mengatakan salah satu permasalahan klasik yang dihadapi setiap tahun adalah adanya gejolak harga cabai yang merugikan petani dan memberatkan masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah melalui kegiatan pengembangan hortikultura dan pengaturan pola tanam, namun belum mampu mengatasi masalah fluktuasi harga cabai tersebut karena faktor produksi dan distribusi.

Lebih lanjut dikatakannya, budidaya cabai memang memiliki resiko tinggi karena sangat rentan terhadap serangan hama, khususnya saat musim penghujan. Dibutuhkan modal besar sebagai biaya produksi dan harus mendapat pemeliharaan yang serius, serta dibutuhkan penanganan pascapanen yang tepat karena cabai tergolong mudah busuk.

Baca juga :  Menghadapi Pandemi Covid-19, Badung Salurkan Bantuan Ini

Untuk itu, guna mengatasi permasalahan tersebut dan dalam rangka menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya bekerjasama dengan BPD Bali melalui program CSR dengan meluncurkan kegiatan Matanabe dan Sibertani. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan minimal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menanam cabai, tomat, terong, sayuran dan sebagainya.

Sedangkan Sibertani bertujuan untuk menumbuhkan minat para siswa agar tertarik menekuni bidang pertanian sebagai petani milenial.

Baca juga :  Edufair Bali 2020 Cetak SDM Unggul

Sementara Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa menyambut baik upaya yang dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan untuk meningkatkan produksi cabai sekaligus mendorong minat masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan melalui program Matanabe dan Sibertani ini. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini