BST PPKM BadungTernyata Baru Selesai Tahap Validasi

0
8
Picsart 02 05 08.51.06
BST - Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata, serta Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan BST kepada masyarakat di Wantilan Objek Wisata Sangeh, Jumat (15/1/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang semestinya sudah selesai dibagikan Pemerintah Kabupaten Badung pada pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakay (PPKM), ternyata hal itu belum beres. Dari rencana 44.536 yang akan mendapat bantuan tersebut , kini baru selesai tahap verifikasi dan pembuatan rekening.

Dari informasi yang dihimpun ada 40.983 Kepala Keluarga (KK) yang dipastikan akan menerima bantuan sebesar Rp300 ribu tersebut. Tapi, dari pembuatan rekening yang sudah rampung baru 4.540 KK dan sedang diajukan pencairannya ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Kepala Dinas Sosial Badung, I Ketut Sudarsana, Jumat (5/2/2021) mengatakan pemberian bantuan BST PPKM ini masih tetap berproses. Hal ini karena banyak kendala yang dihadapi dalam pemberian BST PPKM. “Sesuai petunjuk Bapak Bupati yang diberikan, bantuan itu untuk masyarakat yang sama sekali belum pernah dapat bantuan. Jadi kami benar-benar memproses sesuai dengan proses yang berlaku,” ujarnya.

Baca juga :  Kamis, Covid-19 di Denpasar 189 Orang dan Dua Pasien Meninggal

Sudarsana juga mengakui sampai PPKM Tahap II mau selesai, dirinya belum juga selesai memproses semuanya. Hal itu dikarenakan banyak data yang salah. Dirinya mencontohkan dari 128.398 KK yang ada di Badung, pengajuan BST ada 52.184 usulan dari enam kecamatan yang ada di Badung. Data itu, langsung dilakukan cleansing data di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Setelah cleansing, ditemukan angka yang 44.536 KK yang akan mendapat bantuan. Namun, di tengah perjalanan banyak juga data yang ditemukan salah, yakni kesalahan Nomor Induk Kependudukan (NIK), salah nama maupun salah pengajuan nomor rekening yang diajukan.

Baca juga :  ‘’Smart Village’’, Belajar Daring Lebih Mudah

“Setelah kami proses, sampai saat ini ada sebanyak 40.983 data yang sudah valid. Sehingga data ini yang kami buatkan rekening ke Bank BPD Bali,” jelasnya.

Dalam pembuatan rekening juga tidak bisa dibuat secara cepat lantaran data yang diusulkan terlalu banyak. Semua pun kini masih berproses pada pihak bank yang menanganinya. “Sampai sekarang (Jumat ini-red) rekening yang sudah selesai sebanyak 4.540, dengan rincian tahap pertama 145 KK dan tahap kedua 4.395 KK. Selanjutnya jumlah ini yang kami usulkan ke BPKAD,” jelasnya sembari mengatakan yang sudah cair baru delapan orang saat penyerahan secara simbolis kemarin.

Baca juga :  Libur Panjang, Lihadnyana Ingatkan Masyarakat dan Tempat Wisata Terapkan Ini

Sudarsana juga mengatakan, setelah proses pembuatan rekening selesai, uang akan langsung ditransfer ke rekening penerima. Bahkan pada tahap awal yang akan menerima bantuan ini, yakni di Kecamatan Petang dan Abiansemal. “Karena kecamatan itu yang sudah fiks datanya, sehingga itu yang kita cairkan dulu,” kata Sudarsana. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini