Lumba-lumba “Hidung Botol” Ditemukan Mati di Tanjung Benoa

0
4
Picsart 02 05 08.52.40
TERDAMPAR DAN MATI - Lumba-lumba hidung botol yang ditemukan terdampar dalam keadaan mati di Pantai Tanjung Benoa.

Tanjung Benoa, DENPOST.id

Kematian Lumba-Lumba kembali terjadi. Kali ini, seekor Lumba-lumba jenis hidung botol. Hewan mamalia ini ditemukan terdampar dalam keadaan sudah mati di Pantai Tanjung Benoa, Kamis (4/2/2021).

Evakuasi bangkai lumba-lumba ini dilakukan pihak Danpal KP XI – 1010 beserta crew water sport Bali Dolpine dan LSM Bali Bersih. Lumba-lumba naas ini memiliki panjang 182cm, lingkar badan 90 cm, jenis kelamin betina. Selanjutnya dibawa ke klinik kedonganan.

Baca juga :  Dua Titik di Seminyak Terendam Banjir

Diperkirakan kematian satwa jinak ini sekitar 1 sampai 3 hari karena masih kondisi segar. “Saat ini bangkai dibawa ke Kedonganan vet disimpan dalam ruang pendingin dan akan dinekropsi oleh dokter hewan untuk mencari penyebab terjadinya kematian,” ujar Kepala Balai Pengelola Sumberdaya Pesisir dan Laut, Permana Yudiarso.

Kematian Lumba-lumba ini, diperkirakannya karena digigit Hiu. Sebab, dari pemeriksaan luar ditemukan ada luka di bagian bawah tubuh seperti digigit hiu jenis “cookie cutter shark”. Selain itu juga ditemukan luka yang mengakibatkan moncong patah dan ditemukan sejenis stalked barnacle (teritip) pada luka. “Kuat dugaan gigitan Hiu yang menyebabkan matinya lumba-lumba ini,” ujarnya. (113)

Baca juga :  Lagi, Dua Pasien Covid-19 di Jembrana Meninggal Dunia

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini