Air Mati, Warga Tuding PDAM Denpasar Tak Becus Beri Layanan

0
6
Picsart 02 07 11.36.49
AIR MATI - Dua hari ini, distribusi air ke pelanggan di Kota Denpasar mati.

Denpasar, DENPOST.id

Layanan aliran air ke pelanggan di wilayah Kota Denpasar yang mati selama dua hari ini, membuat warga Kota Denpasar meradang. Mereka pun menuding pihak PDAM Kota Denpasar yang telah berganti nama menjadi Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar tak becus dalam bekerja untuk memberikan pelayanan air kepada pelanggan.

Hujatan, keluhan dan penilaian kinerja dalam hal pelayanan pun membanjiri media sosial (Medsos) soal sepak terjang pelayanan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar yang stop produksi air. Sementara Pihak Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar pun beralasan stop produksi air karena adanya gangguan di kanal intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung berisi pasir yang dibawa aliran air Sungai Ayung yang saat itu, meluap karena intensitas hujan yang tinggi.

Baca juga :  Tunggu Hasil Lab, Pasien Asal Bangli Masih Diobservasi di RSUP

Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa yang dikonfirmasi, Minggu (7/2/2021) mengakui adanya gangguan pengaliran air ke pelanggan karena ada masalah di terowongan IPA Belusung yang kemasukan pasir. “Aliran air Sungai Ayung yang meluap karena intensitas hujan tinggi membawa kayu, batu dan pasir. Nah pasir itu masuk ke terowongan, sehingga mengakibatkan produksi air terganggu karena air bercampur pasir,” kata Yasa.

Baca juga :  Ribuan Wisatawan Turun di Pelabuhan Benoa

Pihaknya pun mengaku berupaya melakukan perbaikan dengan petugas untuk melakukan pengurasan pasir yang masuk ke kanal terowongan. “Untuk saat ini air sudah mulai hidup di wilayah Kecamatan Denpasar Utara dan Kecamatan Denpasar Timur bagian utara,” katanya.

Kenapa sebelumnya tidak ada langkah antisipasi, padahal masalah ini sering terjadi jika air meluap di Sungai Ayung? Yasa menyatakan pihaknya sudah berupaya melakukan langkah antisipasi dengan program di IPA Belusung membangun kanal baru penampungan air, jika sewaktu-waktu kanal kembali terjadi terjangan pasir yang dibawa aliran air Sungai Ayung yang meluap. “Jika ada gangguan aliran air ke pelanggan, kami juga sudah menyiapkan empat armada truk tangki air bersih dan satu pikap untuk masyarakat,” ujarnya.

Baca juga :  Satpol PP Denpasar Amankan 11 Pengamen dari Pasuruan

Lalu kenapa pemberitahuan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar terkesan mendadak jika ada gangguan penyaluran air ke pelanggan? Yasa berkilah karena musibah air meluap di Sungai Ayung juga tiba-tiba. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini