Pencurian Ternak Peliharaan Marak, Warga Desa Bungamekar Resah

0
8
Picsart 02 07 06.23.42
TERNAK WARGA - Ternak babi yang dipelihara warga di Nusa Penida.

Semarapura, DENPOST.id

Kasus pencurian ternak dan hewan peliharaan mulai marak terjadi di Desa Bungamekar, Nusa Penida, Klungkung. Kasus pencurian inipun mulai meresahkan warga. Apalagi terakhir ada warga setempat yang sampai kehilangan ternak babinya, termasuk ayam peliharaan sebanyak tujuh ekor yang dikandangkan di tegalan yang tidak jauh dari pemukiman warga.

Perbekel Bungamekar, I Wayan Yasa ketika dikonfirmasi, Minggu (7/2/2021) tidak menampik adanya kasus pencurian ternak dan hewan peliharaan yang menimpa warganya di desa. Menurut Yasa, kasus hilangannya hewan peliharaan dan ternak warga mulai terjadi sejak sepekan belakangan. Awalnya ada seorang warga di Desa Bungamekar, yakni I Ketut Sana yang kehilangan burung peliharaannya.

Baca juga :  Bantah Covid-kan Pasien, Warga Diminta Tak Ragu ke RS Negara

Lalu selang beberapa hari kemudian, warga lainnya bernama Jro Mangku Soni Artawan juga mengaku kehilangan burung peliharaan. Burung yang hilang ada jenis Curik (Jalak) dan Cilalongan.

” Dari dua warga kami itu, ada total empat burung yang hilang jenis Curik dan Cilalongan,” ungkap Wayan Yasa.

Tidak cukup sampai di situ, ada warga lainnya yang mengeluhkan hewan ternak mereka hilang pada, Sabtu (6/2/2021). Salah seorang warga bernama I Wayan Siki mengaku kehilangan ternak babi dan ayam peliharaanya yang dikandangkan di tegalan. Lalu, ada juga dua warga lainnya yang mengaku kehilangan ternak ayam mereka.

Baca juga :  Cek Tanggul dan Pelayanan Publik di Nusa Penida, Temukan Banyak Warga Tak Gunakan Masker

“Semalam yang hilang babi peliharaan warga dan ternak ayam yang jumlahnya lebih dari tujuh ekor. Ternak warga yang hilang itu, biasanya ditangkarkan di tegalan yang jaraknya sekitar 200 meter sampai 500 meter dari pemukiman warga,” katanya.

Dengan maraknya kasus pencurian ternak dan hewan peliharaan tersebut, Wayan Yasa berharap kedepan linmas bersama masyarakat dapat mulai melakukan ronda malam secara bergantian untuk menjaga keamanan. Selain itu, Yasa juga mengaku sudah berkoordinasi secara lisan dengan pihak Polsek Nusa Penida untuk menyelidiki kasus pencurian ternak tersebut. Apalagi kasus pencurian tersebut mulai meresahkan warga.

Baca juga :  Sineas Muda Klungkung Garap Film "Memargi Antar"

“Secara lisan saya sudah berkordinasi dengan petugas Polsek Nusa Penida. Siapa tahu misalnya ada yang tertangkap di desa lain, bisa dikembangkan apakah pelakunya juga mencuri di Bungamekar. Karena saya dapat informasi, semalam juga ada warga kehilangan hewan peliharaan mereka di Desa Suana dan Desa Ped,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Nusa Penida, Kompol Gede Sukadana ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan informasi dari anggotanya terkait keresahan warga yang kehilangan ternak dan hewan peliharaan warga tersebut. “Belum pak coba saya cek dulu ya,” ujar singkat Kapolsek Sukadana. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini