Loloan Pantai Dreamland Dipenuhi Sampah

0
9
Picsart 02 08 07.46.28
ANGKAT SAMPAH - Jajaran DLHK Badung bersama komunitas penjaga kebersihan sungai ekstra kerja keras mengangkat sampah di Loloan Dreamland.

Kutsel, DENPOST.id

Selain Pantai Labuan Sait, Loloan Pantai Dreamland Pecatu juga tidak luput dari serbuan sampah kiriman.

Untuk pembersihkan sampah di Loloan Pantai Dreamland, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung harus ekstra keras melajukan pembersihan karena medan yang sempit dan penuh tantangan.

Bahkan pada hari pertama evakuasi baru tiga truk sampah yang berhasil diangkut.
“Evakuasi sampah di Loloan Dreamland memang penuh dengan tantangan. Di samping mesti turun ke alur loloan dengan menggunakan kano, akses truk angkut juga menghadapi kendala. Karena tidak tersedia titik putar balik yang memadai. Jadi, truk terpaksa harus mundur puluhan meter untuk mencapai titik angkut,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLHK Badung, AA Gde Dalem.

Baca juga :  Razia Prokes Jaring 14 Pelanggar di Jimbaran

Untuk membersihkan lolan yang penuh sampah tersebut, pihaknya menerjunkan 40 petugas. Mereka merupakan petugas kebersihan atau tukang sapu pinggiran jalan di wilayah Kabupaten Badung.

Untungnya pihaknya juga dibantu komunitas penjagaan kebersihan sungai yang bernama Sungaiwatch yang secara aktif bergerak melakukan aksi bersih sampah. “Merekalah yang turun ke alur loloan untuk menarik sampah menuju ke tepi. Setelah di tepi, kami menaikkannya ke truk untuk diangkut ke tempat pembuangan. Tapi ada juga beberapa sampah kayu yang diminta warga untuk kemudian dimanfaatkan,” ungkapnya.

Baca juga :  Pohon Kepuh di Pura Kayangan Desa Adat Pecatu Roboh

Meski tantangan cukup berat, pihaknya akan terus melanjutkan upayanya membersihkan lolan tersebut. Di mana rencananya sebuah alat berat akan diterjunkan ke lokasi, Selasa (9/2/2021).
Tujuannya untuk mempercepat proses loading sampah ke truk. “Besok (Selasa-red) kami akan coba turunkan sebuah alat berat untuk mempercepat proses loading. Karena tadi proses loading masih kami lakukan secara manual, jadi cukup memakan tenaga dan waktu,” ujar Dalem. (113)

Baca juga :  Pasien Positif Corona di Badung Kembali Bertambah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini