Diduga Salah Paham, Sutarjana Tewas Terkapar di Banjar

0
55
Picsart 02 08 09.17.13
TEWAS DIPUKUL - Kadek Sutarjana (53) asal Dusun Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar yang ditemukan tewas dipukul seseorang menggunakan kayu, Senin (8/2/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Diduga salah paham, Kadek Sutarjana (53) asal Dusun Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar tewas dipukul seseorang menggunakan kayu, Senin (8/2/2021) sekitar pukul 17.30 wita. Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan dilokasi kejadian menyebutkan korban dan pelaku sempat melakukan pesta miras di teras rumah milik korban.

Di mana korban dan pelaku merupakan teman yang sering diajak pesta miras. Entah apa yang menjadi bahan pembicaraan keduanya, sehingga terjadi selisih paham. Peristiwa itu, diketahui oleh istri korban bernama Ketut Widani namun sempat mereda dan akhirnya keduanya kembali melakukan pesta miras.

Baca juga :  Mayat Bayi Dicabik Biawak di Pantai Pemuteran

Tak lama kemudian keduanya kembali berselisih, sehingga terjadi saling pukul di halaman rumah korban. ”Waktu itu, pelaku datang bersama rekannya bernama Gede Keli yang saya kenal namun pelaku saya tidak kenal orang tumben datang ke rumah saya, kemungkinan suami saya kenal dengan pelaku. Saat itu, pelaku yang dibonceng Gede Keli turun di depan rumah dan Keli meninggalkan pelaku bersama dengan suami saya sedang minum. Sempat terjadi pertengkaran mulut, namun reda dan saya membawakan camilan berupa telor rebus untuk mereka berdua,” tutur istri korban.

Baca juga :  Antisipasi “Panic Buying”, Polisi dan Disperindag Sidak Sembako dan Masker

Bahkan istri korban mengakui sebelum peristiwa pembunuhan tersebut, dirinya diminta untuk memasang togel oleh pelaku dan diberikan uang sebesar Rp100 ribu. Seusai istri korban memasang togel, dirinya mendapati korban dan pelaku bertengkar. ”Selesai saya masang togel, saya pulang dan mendapati suami saya dan pelaku terlibat perkelahian. Suami saya dipukul menggunakan tangan dan akhirnya pelaku mengambil pentongan kemudian memukulkan ke arah suami saya. Karena saya takut, kemudian saya berteriak meminta tolong ke tetangga sambil berlari keluar rumah dan kemudian saat saya balik ke rumah dan mendapati suami saya sudah meninggal dunia dengan luka di sekujur kepalanya,” tuturnya.

Baca juga :  Dirut PD Swatantra Siap Garap Arak Buleleng

Kapolsek Banjar, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan awalnya dia mendapatkan informasi dari mayarakat kemudian turun ke lapangan dan mendapati korban sudah meninggal dunia dengan luka di bagian kepala. “Untuk pelaku sudah diamankan dan sedang kita proses,” kata Kapolsek. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini