Dua Kelurahan di Karangasem Lakukan PPKM Mikro

0
4
Dua Kelurahan di Karangasem Lakukan PPKM Mikro
PPKM MIKRO - Hari pertama pelaksanan PPKM mikro di Desa Subagan suasana tampak sepi.

Amlapura, DENPOST.id

Meski masuk dalam zona oranye, Kabupaten Karangasem juga berupaya melakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Ada dua kelurahan di Kabupaten Karangasem yang menjadi fokus pelaksanaan dan masuk dalam desa zona merah yakni Kelurahan Subagan dan Kelurahan Karangasem.

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, menuturkan, dua lokasi ini masih mencatat penambahan kasus yang tertinggi di Karangasem. “Meski jika kita lihat dari data per banjarnya ada 5 bahkan di bawah 5. Bila kondisi di atas 10 baru dikatakan zona merah, ” ungkapnya. Kendati demikian merujuk pada surat edaran Gubernur Bali, pihaknya tetap akan memberlakukan PPKM mikro di dua wilayah tersebut.

Baca juga :  Protokol Pemakaman Covid-19 Beberapakali Ditolak, Kadiskes Ungkap Bahayanya

Ditemui saat melakukan apel pasukan satgas PPKM Mikro, Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini, menuturkan pihaknya akan melakukan pengoptimalan satgas gotong royong. “Dibuatkan struktur organisasi baru yang mana ketuanya adalah Camat Karangasem, wakilnya Pak Kapolsek dan Danramil. Di dalamnya ada satgas penanganan, pencegahan, pembinaan dan penanggulangan. Nantinya kami akan melakukan beberapa upaya seperti disinfeksi, edukasi keliling, pembagian masker dan mengoptimalkan operasi yustisi,” paparnya.

Baca juga :  Hujan Lebat, Karangasem Mulai Dikepung Bencana Pohon Tumbang

Digelar di hari pertama, salah satu warga Subagan, Gusti Sumerta, menanggapi positif pelaksanaan PPKM Mikro. “Apalagi saya sebagai pemandu lepas, sudah hampir 11 bulan nganggur. Apapun upaya yang dilakukan kalau itu tujuannya baik, agar pandemi ini segera berlalu saya pasti dukung,” ungkapnya.

Dikatakan pula, meski diberlakukan atau tidaknya jam malam, kondisi saat ini memang sudah jarang ada warga yang berkumpul. “Ekonomi sudah semakin sulit, sudah tidak ada yang nongkrong atau kumpul-kumpul,” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Tingkat Hunian Hotel di Karangasem Tinggal 25 Persen

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini