Saat Ditangkap Mabuk, Tersangka Sempat Ajak Polisi Minum Kopi

0
13
Picsart 02 09 07.07.19
TERSANGKA - Tersangka pembunuhan, Ida Kade Suarsana alias Ida Lempog (39) saat dibawa ke Polsek Banjar.

Singaraja, DENPOST.id

Tersangka pembunuhan, Ida Kade Suarsana alias Ida Lempog (39) warga Desa Joanyar yang menghabisi nyawa Kadek Sutarjana (53) asal Dusun Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar saat ditangkap masih dalam keadaan mabuk.

Lucunya, tersangka pun sempat ngajak polisi untuk ngopi-ngopi bareng saat itu.
“Kita sempat diajak ngopi-ngopi bareng twrsangka saat ditangkap,” ungkap petugas yang menangkap tersangka yang sembunyi di rumah kakaknya.

Untuk berhasil menangkap tersangka, polisi membentuk dua tim. Tim pertama mencari ke rumahnya dan tim kedua menyambangi rumah kakaknya.

Baca juga :  Banyu Pinaruh, Pantai di Klungkung Lengang

Kapolsek Banjar, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, SH., saat ditemui di Mapolsek Banjar mengatakan minimnya saksi awalnya menyulitkan polisi mencari pelaku. Namun akhirnya polisi mengendus persembunyiannya lewat anak kecil yang sempat berpapasan dengan pelaku di jalan setapak. “Ada anak kecil yang mengatakan ada orang yang berjalan di jalan setapak. Nah kita langsung menelusuri info itu,” imbuhnya.

Tersangka lama bersembunyi di rumah kakaknya, sementara kakaknya sendiri tidak tahu adiknya bersembunyi dirumahnya. Karena saat itu, dia sedang nraktor di sawah.

Baca juga :  Garong Satroni Perumahan Jalak Putih, Singaraja

Sementara Perbekel Banjar, Ida Bagus Dedy Suyasa menyatakan pihak keluarga merencanakan menggelar upacara pengabenan pada, 16 Februari 2021. “Ini baru rencana sambil koordinasi lebih lanjut. Itu dulu sementara,” katanya.

Dia pun kurang mengenal pelaku karena memang dari luar Desa Banjar. Saat ini, pelaku masih diperiksa untuk mengetahui secara rinci kronologis kejadiannya. “Apakah dia sendiri atau ada tersangka lain, masih kita kembangkan,” imbuh Kapolsek Dwi Wirawan.

Baca juga :  Pesanan Ribuan Kamar Hotel dan Villa di Buleleng Dibatalkan

Karena melihat kondisi korban meninggal dengan luka dibagian kepala belakang dan bagian gigi hancur, bisa jadi korban dipukul dengan kayu berulangkali. “Kita masih menunggu hasil visum,” imbuhnya.

Korban meninggalkan seorang istri dan dua anak. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini