Pelaku Skimming Diduga Direkrut Saat Ditahan di LP

0
5
Picsart 02 10 11.28.05
BARANG BUKTI - Barang bukti kasus skimming yang diamankan aparat Tim Subdit Siber Dit. Reskrimsus Polda Bali.

Kereneng, DENPOST.id

Tim Subdit Siber Dit. Reskrimus Polda Bali masih mendalami modus warga Bulgaria, bernama Mogan yang menjadi otak kasus bobol kartu ATM atau skimming di Bali. Anehnya, meski ditahan di LP Kerobokan, Mogan bisa mengendalikan empat anak buahnya untuk menguras ribuan rekening nasabah bank nasional dan daerah.

Menurut informasi, Rabu (10/2/2021), Mogan diduga merekrut anak buahnya di dalam lapas. Sebab empat tersangka yang dikendalikan Mogan, merupakan mantan napi di LP Kerobokan. “Kemudian setelah anak buahnya (para tersangka) lepas dari LP Kerobokan, Mogan memberikan perintah melalui HP. Kuat dugaan, Mogan juga memiliki jaringan di luar negeri yang bertugas memindahkan data nasabah bank ke kartu ATM palsu yang dipakai menarik uang,” beber sumber petugas.

Baca juga :  Masuk Kintamani, Pengunjung Wajib Bawa Suket Bebas Covid

Sementara Wadir Reskrimsus Polda Bali, AKBP Ambaryadi Wijaya, mengaku masih melakukan penyelidikan dengan menggandeng pihak lapas terkait keterlibatan Mogan. “Masih dilakukan pengembangan. Semua yang berhubungan dan terlibat dalam kasus skimming ini akan kami telusuri,” katanya.

Dilanjutkannya, penyelidikan kasus skimming itu dilakukan aparat Siber Dit. Reskrimsus Polda Bali sejak November lalu, setelah menerima laporan adanya kasus skimming di Kabupaten Badung, Gianyar dan Denpasar. “Kami melibatkan pihak perbankan melacak komplotan ini,” imbuh Ambaryadi. (124)

Baca juga :  Pasien Positif Virus Corona Bertambah Tujuh, Total Jadi 131

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini