Penyalahgunaan Narkoba Masif, BNNK Karangasem Siasati Dengan Ini

0
5
Picsart 02 10 07.48.30
KRISNA - Aplikasi Krisna diharapkan dapat menekan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di Karangasem.

Amlapura, DENPOST.id

Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Karangasem masih tercatat tinggi. Data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem mencatat selama tahuan 2020, ada 18 kasus penyalahgunaan narkoba. Di mana tertinggi ada di Kecamatan Manggis sebanyak 10 kasus.

Atas kondisi ini, pihaknya berupaya melakukan berbagai terobosan. Salah satunya meluncurkan aplikasi Karangasem Respon Informasi Narkoba (Krisna), Rabu (10/2/2021).

Kepala BNNK Karangasem, Kompol La Muati menuturkan hanya dengan bermodalkan aplikasi scan barcode, setiap masyarakat dapat mengakses layanan BNNK, di antaranya permohonan sosialisasi tes urine, permohonan rehabilitasi, permohonan surat keterangan bebas dari penyalahgunaan narkotika dan pengaduan masyarakat mengenai indikasi penyalahgunaan narkoba. “Nanti kami akan sebar empat barcode agar bisa diakses masyarakat luas. Masyarakat tinggal menscan barcode sesuai tujuan. Lalu akan terhubung di google doc dan tinggal mengisi sesuai identitas diri,” ungkap La Muati.

Baca juga :  Disepakati, Kebhaktian Umat Kristiani Saat Nyepi Dimajukan

Di tengah pandemi Covid-19, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengapresiasi terobosan ini. Selain lebih bersifat lebih privasi dan cepat, khususnya bagi yang berinisiatif melakukan rehabilitasi, terobosan ini tepat diluncurkan, mengingat situasi pandemi yang membatasi mobilitas. “Kasus di Karangasem masih tercatat banyak khususnya di Manggis. Ditambah kita akan mengembangkan wisata tentu saja narkoba menjadi ancaman,” pungkasnya. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini