Keberatan Hasil Pilkel Angantaka, DPMD Persilahkan Tempuh Jalur Hukum

0
11
Picsart 02 10 09.14.58
Kadis PMD Badung, I Komang Budi Argawa.

Mangupura, DENPOST.id

Sengketa masalah Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Desa Angantaka semakin seru. Pihak Dinas Pemberdayaan dan Desa (PMD) Badung mempersilahkan untuk menempuh jalur hukum terkait persoalan dengan masalah pilkel ini.

Terkait perbedaan persepsi mengenai model pencoblosan surat suara simetris dan permohonan untuk membuka kotak suara, pihak Dinas PMD Badung memastikan bahwa hal itu tak bisa dilakukan. Sebab, hasil pilkel di Desa Angantaka sudah ada berita acara dan juga ditandatangani langsung oleh masing-masing saksi calon.

Kadis PMD Badung, I Komang Budi Argawa menjelaskan sesuai arahan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta sangat jelas agar aturan dalam pelaksanaan pilkel tetap dilaksanakan. “Bapak Bupati menginstruksikan tahapan pemilihan dilanjutkan. Karena telah diputuskan untuk memproses sesuai dengan mekanisme dan sesuai regulasi untuk calon perbekel terpilih,” ungkap Budi Argawa, Rabu (10/2/2021).

Baca juga :  Disemprot Disinfektan, Gedung Dewan Badung Disterilkan

Adanya keberatan cakel (calon perbekel) Angantaka yang meminta pembukaan kotak suara, mantan Kabag Hukum Badung ini menegaskan tidak ada kewenangan panlih maupun pihak lain untuk membuka kotak suara. Terlebih semua proses, baik di tingkat TPS maupun pleno tingkat desa sudah dilalui. “Tidak ada pembukaan kotak suara. Karena sudah ada berita acara penghitungan suara di masing-masing TPS dan ditandatangani oleh masing-masing saksi calon perbekel. Jadi sudah sah,” paparnya.

Baca juga :  Pengukuhan Bendesa Bualu, Giri Prasta Ajak Masyarakat Jaga Ini

Kalau masih ada pihak yang keberatan, dipersilahkan menempuh jalur hukum. Kalau memang nanti diputuskan oleh pengadilan melakukan pembukaan kotak suara, maka akan dilakukan pembukan kotak suara.

Diberitakan sebelumnya, Calon Perbekel Desa Angantaka I Nyoman Bagiana menyampaikan protes atas hasil penghitungan suara yang telah diplenokan. Pasalnya, ada perbedaan persepsi mengenai model pencoblosan. Sebab, ada sejumlah TPS pencoblosan simetris dinyatakan tidak sah, padahal sah sesuai aturan. Bagiana mendapatkan total suara 1.067, kalah dari AAN Gede Eka Surya yang memperoleh 1.099 suara. Sementara suara tidak sah itu ada 518 suara. Akhirnya calon Perbekel Bagiana melayangkan surat keberatan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung, Selasa (9/2/2021) dan juga mengadu ke DPRD Badung. (115)

Baca juga :  Penerbangan Menurun, Bandara Ngurah Rai Optimalkan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini