Lima Hari di ICU Karena Covid-19 Berat, Agus Budiarta Lolos dari Maut

0
12
Lima Hari di ICU Karena Covid-19 Berat, Agus Budiarta Lolos dari Maut
SEMBUH - Agus Budiarta, salah satu pasien Covid-19 berat yang berhasil sembuh, Kamis (11/2/2021) sudah diizinkan pulang dari rumah sakit.

MASIH banyak masyarakat yang menyepelekan bahkan belum percaya dengan adanya Covid-19. Tak heran bila ketika operasi yustisi penegakan disiplin penerapan prokes dilaksanakan, banyak warga yang terjaring. Bahkan banyak yang melawan petugas dengan berbagai argumen.

Lima Hari di ICU Karena Covid-19 Berat, Agus Budiarta Lolos dari Maut
PULANG – Pasien Covid-19 yang sudah sembuh dipulangkan pada Kamis (11/2/2021).

Namun, bagi mereka yang sudah pernah terpapar Korona virus, apalagi sampai masuk fase berat, bisa melewati masa kritis merupakan anugerah luar biasa. Seperti yang dialami seorang pasien asal Baler Bale Agung, Jembrana, Agus Budiarta. Jebolan BRTV (Bintang Radio dan Televisi) ini mengaku tak berani “campah” dengan Covid-19.

Pengalamannya terpapar Covid-19 hingga membuatnya menghuni ruang ICU, sempat membuat Agus merasa seperti di dunia lain. Semuanya bermula ketika dia mengalami gejala seperti tifus. “Setelah itu indra penciuman saya hilang. Kemudian diswab, setelah itu menjalani isolasi sambil menunggu hasil swab,” terangnya ketika ditemui saat pemulangan pasien Covid-19 yang sudah sembuh, Kamis (11/2/2021).

Baca juga :  Pedagang Luar Denpasar Wajib Bawa Suket Tes Cepat Nonreaktif

Agus makin panik, ketika hasil swab menunjukkan dirinya Covid-19 dan harus dirawat di RS. Agus yang mengaku tidak memiliki riwayat sesak, justru mengalami sesak saat menjalani perawatan. Bahkan kondisinya kian memburuk. Karena kondisinya dinilai berat, Agus kemudian menjalani perawatan di ruang ICU. “Lima hari saya di ICU. Nafas saya sesak, padahal saya tidak punya riwayat penyakit sesak. Saya mengalami pneumonia. Akhirnya dipasang ventilator. Selama itu saya merasa ada di dunia lain. Saya sudah pasrah, tapi saya menjaga pikiran saya tetap tenang,” kenangnya.

Beruntung masa-masa sulit itu berhasil dilewati Agus. Dia mengaku mulai lega ketika bisa lepas dari alat bantu pernafasan yang selama lima hari setia menempel ditubuhnya. “Saya berterima kasih kepada para perawat dan dokter yang menangani saya dengan baik. Merawat saya dengan baik dan penuh kasih. Waktu itu saya benar-benar tidak berdaya. Buang air di atas tempat tidur, pokoknya sangat tersiksa,” paparnya.

Baca juga :  Lagi, Pasien Corona di Badung Meninggal Dunia

Agus juga mengungkapkan, selama mengalami dirawat di ruang ICU, orangtuanya sampai “nunas ica” secara khusus agar Agus bisa selamat dan sehat. “Bersyukur saya sekarang sudah sehat dan selamat. Bisa pulang hari ini. Bisa lepas dari Covid-19. Karena itu saya mengharapkan agar masyarakat tetap disiplin dengan prokes. Jangan pernah abai karena Covid-19 itu benar-benar ada,” kata Agus.

Kepala Bidang Pelayanan dan Kendali Mutu di RSU Negara, dr. I Gede Ambara Putra, membenarkan Agus Budiarta sempat dirawat di ruang ICU dengan ventilator. “Ini luar biasa, beliau bisa sehat dan lepas dari kondisi sulit. Karena selama ini yang pakai ventilator, maaf, banyak yang tidak selamat,” katanya.

Baca juga :  1 Pasien Suspek Covid-19 di Jembrana Meninggal

Sementara itu, pasien yang dipulangkan sebanyak 10 orang. Sisa pasien  yang diisolasi sebanyak 26 orang, di mana 22 orang positif Covid-19, suspek 4 orang (hasil swabnya belum keluar). Sementara ada 9 orang pasien yang dirawat di ruang isolasi cadangan dan akan diswab. “Rencana hari ini diswab dan jika hasilnya positif, langsung di isolasi,” jelasnya.

Dari data Satgas Penanganan Covid-19, akumulasi Covid-19 sampai saat ini 1.717 orang. Sembuh 1.543 orang dan meninggal dunia 56 orang. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini