Koperasi Mesti Dikelola Profesional

0
3
Picsart 02 12 11.41.06
BUKA RAT – Kadis Koperasi UMKM Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, didampingi Direktur RS Puri Raharja, dr. Bagus Darmayasa dan Ketua Kopkar Ni Ketut Sri Sawitri, saat membuka RAT Kopkar RS Puri Raharja, Jumat (12/2/2021).

Dangri Kangin, DENPOST.id

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar meminta koperasi dikelola secara profesional jika ingin meraih hasil bagus dan laba besar. Sebab, masa pendemi Covid-19 ini, tantangan dihadapi koperasi cukup berat.

Permintaan itu, disampaikan Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Made Erwin Suryadarma Sena, disela-sela rapat anggota tahunan (RAT) tahun tutup buku 2020, Koperasi Karyawan RS Puri Raharja di aula lantai IV RS Puri Raharja, Jumat (12/2/2021).

Menurut Erwin Suryadarma, sesuai amanat UU No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Permen No.19/PER/M.KUKM/IX/2015 mengatur tentang Penyelenggaraan RAT. Rapat anggota memegang kekuasaan tertinggi dalam mengambil keputusan di koperasi, sebagai pelaksana prinsip demokrasi, transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola koperasi. Diharapkan, semua komponen koperasi seperti anggota, pengurus dan pengawas benar-benar memanfaatkan momen ini sebagai ajang evaluasi terhadap jalan roda usaha selama setahun.

Baca juga :  Baleg Angkat Bicara Soal Corona

Lebih lanjut Erwin Suryadarma menjelaskan, manajemen koperasi berjalan baik bila dikelola secara benar, profesional, sehat dan mampu bersaing dengan usaha lainnya. Tidak kalah pentingnya seluruh anggota memberi dukungan dan partisipasi aktif setiap pelayanan usaha yang disediakan dan dikembangkan sesuai kepentingan dan kebutuhan anggota koperasi. Karena koperasi memiliki prinsip yakni dari, oleh dan untuk anggota.

Momen RAT ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya dan apa disampaikan pengurus dan pengawas menggambarkan keberadaan koperasi sebenarnya. Semua usaha lesu dan daya beli masyarakat menurun. ”Kami minta semua anggota, pengurus dan pengawas terus melakukan koordinasi dan meningkatkan peran masing-masing, sehingga terjalin kerjasama yang baik guna dapat menumbuhkan jiwa, rasa dan kebersamaan,’’ paparnya.

Baca juga :  30 PKK Dentim Diuji Cepat, Satu Orang Reaktif

Sementara Direktur RS Puri Raharja, dr. Bagus Darmayasa, mengatakan Kopkar RSU Puri Raharja luar biasa mampu memberi pelayanan, baik kepada anggota di masa pandemi Covid-19, tanpa mengabaikan prokes. Tanpa orang lain melihat, jangan berpikir usaha koperasi yang dijalankan sudah sempurna. ”Kalau ada kekurangan dalam pengelolaan koperasi mari diperbaiki dan disempurnakan dalam RAT ini,’’ ajak Bagus Darmayasa.

Ketua Kopkar RS Puri Raharja, Ni Ketut Sri Sawitri, Apt., melaporkan perkembangan koperasi di masa pandemi virus corona pengalami penurunan. Sisa hasil usaha (SHU) yang dibukukan tahun 2020, turun 18,54 persen dari tahun 2019. Diikuti aset juga turun 1,83 persen, namun dari segi modal mengalami peningkatan 12,64 persen. Sedangkan likuiditas dan solvabilitasnya 209,14 persen dan 199,33 persen. Demikian juga kemampuan mendapatkan keuntungan cukup bagus sekitar 17,57 persen.

Baca juga :  Pelaku Usaha Minta Kunjungan ke Pantai Sanur Disetop

”Tahun buku 2020, kami memperoleh SHU Rp94.823.692 dan tahun 2019 sebesar Rp120.258.211, sehingga turun Rp25.434.519,’’ ucap Sri Sawitri. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini