Berlangsung Daring, Lomba Musikalisasi Puisi dan Pidarta Hanya Disimak Juri

0
5
Picsart 02 13 06.36.49
MUSIKALISASI PUISI - Salah satu peserta lomba musikalisasi puisi serangkaian Bulan Bahasa Bali 2021.

Sumerta, DENPOST.id

Lomba serangkaian Bulan Bahasa Bali 2021, mulai digelar Sabtu 13 Februari 2021. Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan berbagai lomba dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Lomba dibuat tanpa dihadiri penonton maupun pendukung dari masing- masing peserta. Yang hadir hanya tim dewan juri dan panitia pelaksana.

Dua lomba digelar di tempat berbeda, yakni lomba musikalisasi puisi berlangsung di Gedung Ksirarnawa sedangkan Lomba Pidarta Bahasa Bali bertempat di Wantilan, Taman Budaya Denpasar.
Ketua Pelaksana Teknis Bulan Bahasa Bali, Made Mahesa Yuma Putra, menjelaskan, secara teknis lomba digelar di masa pandemi jelas menerapkan prokes disiplin. “Misalnya lomba musikalisasi puisi, jumlahnya tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Untuk itu pelaksanaannya kita gelar dua hari, Sabtu dan Minggu, begitupula lomba ini tanpa penonton, hanya dewan juri saja,” paparnya Sabtu sore.

Baca juga :  Membandel, Banyak Warga ‘’Berkeliaran’’ di Kota Denpasar

Lomba musikalisasi puisi diikuti 25 peserta tingkat umum, dengan jumlah masing -masing grup sebanyak lima orang. Dengan kriteria membawakan puisi wajib yaitu puisi yang berjudul Alas Arum karya Erkaja Pamungsu dan Puisi bebas ditentukan oleh peserta sendiri dengan Tema “Wana Pinaka Prananing Kauripan”.

Koodinator Lomba Ida Bagus Wiswabajra, menjelaskan, tema tersebut dimaksudkan sebagai pemantik inspirasi dalam melestarikan hutan sebagai paru-paru dunia, sumber air, bahan obat, pangan, dan yang lainnya.
Sementara durasi maksimal penampilan peserta adalah 30 menit (sudah termasuk persiapan). Sedangkan alat musik yang digunakan untuk membawakan musikalisasi puisi menggunakan alat akustik.
“Yang dinilai adalah, originalitas aransemen, penghayatan puisi dalam lagu, kualitas vokal , harmonisasi puisi dengan musik dan keutuhan penampilan,” paparnya .

Baca juga :  Diperiksa, Pujiama Bantah Tanda-tangani Pernyataan Cabut Blokir dan Jual-Beli

Salah satu juri, Komang Darmayuda memberi catatan bagi peserta lomba musikalisasi puisi tahun 2021 ini. Dari peningkatan peserta mengalami lonjakan artinya peserta sangat antusias.
“Penjiwaan sangat penting. Membawa musikalisasi puisi, harus mampu melagukan puisi, pesan, ekspresi harus sesuai, misalnya untuk pilihan puisi bebas, banyak yang justru membuat puisi seperti lirik lagu, terutama ini bagi peserta pendatang baru. Sedangkan ada beberapa kelompok yang memang jam terbangnya tinggi, mereka cukup kreatif dan sangat bagus membawakan garapan musik dan puisi di atas panggung,” ucap Dosen ISI itu.

Baca juga :  Belasan PKL dan Angkringan di Jl. Imam Bonjol Dibubarkan

Dalam Wimbakara Musikalisasi Puisi ini, hari pertama diikuti 12 peserta, dan sisanya akan berlangsung pada Minggu 14 Februari 2021. Sedangkan bagi pemenang lomba akan disediakan piagam dan uang pembinaan masing-masing Juara I Rp 8.000.000,00; Juara II Rp 7.000.000,00; Juara III Rp 6.000.000,00, yang akan diserahkan secara simbolis pada saat Upacara Penutupan Bulan Bahasa Bali. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini