Diduga Api Dupa, Rumah Warga Terbakar

0
8
picsart 02 14 09.21.57
KEBAKARAN - Plangkiran yang sebelumnya berisi padi yang diikat dan bekas banten yang sudah kering diduga menjadi penyebab terbakarnya rumah I Gede Ambara.

Gianyar, DENPOST.id

Diduga karena api dupa usai melakukan persembahyangan serangkaian Tumpek Landep, Sabtu (13/2/2021) rumah milik I Gede Ambara (47) alamat Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati, Gianyar terbakar. Dua mobil petugas kebakaran Pemkab Gianyar diterjunkan untuk memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hanya saja korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, Minggu (14/2/2021) awalnya keluarga korban melaksanakan persembahyangan berkaitan dengan hari Raya Tumpek Landep dengan menggunakan sarana dupa masih hidup atau menyala di plangkiran (tempat persembahyangan yang terbuat dari kayu) pada pukul 11.00 Wita.

Baca juga :  Nama Kajari Buleleng Dicatut, Tiga Instansi Kecipratan "Uang Terima Kasih"

Pada plangkiran tersebut juga terdapat padi yang diikat, serta bekas banten yang sudah kering. Sekitar pukul 12.15 wita korban Ambara melihat asap yang mengepul yang keluar dari sebelah kamar utara dan melihat api yang sudah mulai membesar.

Ambara pun berusaha memadamkan api degan cara memukul kaca jendela, sehingga Ambara mengalami luka di bagian tangan kanan. Karena api membesar, saksi Ni Ketut Armini (50) alamat Banjar Gelumpang, Desa/Kecamatan Sukawati, Gianyar menghubungi Pemadam Kebakaran Pemkab Gianyar.

Baca juga :  Di Tengah Pariwisata, Ubud Masih Punya ‘’Krama’’ Miskin

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, I Made Watha mengaku menerima laporan langsung memerintahkan anggota untuk turun ke lokasi melakukan pemadaman. Sekitar pukul 12.35 Wita, dua unit mobil Pemdam Kebakaran Gianyar tiba dilokasi kebakaran dan sekitar pukul 13.00 Wita, api sudah bisa dipadamkan.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material diperkirakan sekitar Rp30 Juta. “Kebakaran ini terjadi diperkirakan adanya percikan api dupa yang mengenai padi dan bekas sesajen yang kering tersebut terbakar,” katanya. (116)

Baca juga :  Pencoblosan, Satgas Covid-19 Minta Penyelenggara Pilkada Patuhi Prokes

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini