Koperasi yang Laksanakan RAT Masih Minim

Di Denpasar, 75 Persen BPUM Sudah Cair
Erwin Suryadarma Sena

Lumintang, DENPOST.id

Memasuki minggu kedua bulan Februari, gerakan koperasi masih minim melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT). Koperasi yang sudah melaporkan hasil RAT ke kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar baru 50 dari 800 koperasi yang aktif.

”Koperasi yang belum RAT bisa melaksanakan lewat daring guna menghindari kerumunan. Bisa juga langsung tapi tidak mengundang banyak peserta dan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes),’’ kata Kadis Koperasi UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Senin (15/2/2021).

Baca juga :  Persediaan Vaksin Mencukupi, Vaksinasi HPR Terus Berlanjut

Dijelaskan Erwin, sesuai amanat Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 dan anggaran dasar (AD) koperasi wajib mengadakan RAT meskipun masih diselimuti pandemi Covid-19. Dikatakannya, koperasi tutup buku 2020 pelaksanaan RAT akan berakhir 31 Maret 2021, sehingga sebelum tanggal itu semua koperasi harus melakukan kewajiban. “RAT merupakan pertanggung jawaban pengurus, manajer dan pengawas kepada anggota selama setahun,” terangnya.

Dia mengaku memahami sejak Maret 2020 sampai 15 Februari 2021 ini koperasi menghadapi tantangan cukup berat, terutama koperasi simpan pinjam (KSP) dan koperasi serba usaha (KSU). Bahkan, banyak koperasi bertanya apa boleh tidak melaksanakan RAT saat pandemi ini. Namun hal itu langsung ditolak. Bila ada koperasi tidak menjalankan RAT, lanjut Erwin, hal itu perlu dipertanyakan. ”Kami tidak akan memberi pelayanan dan fasilitas kepada koperasi yang tidak melaksanakan RAT. Jika ingin tetap mendapat pelayanan dari pemerintah, syarat utama harus tetap mengikuti aturan yang ada,’’ pungkasnya. (103)

Baca juga :  Puluhan Anggota Bhabin Polresta Denpasar Jalani Rapid Test 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini