20 Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana PEN

0
33
20 Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana PEN
Humas Kejaksaan Negeri Buleleng, Agung Jayalantara, S.H.

Singaraja, DENPOST.id

Sebanyak 20 orang saksi diperiksa Kejari Buleleng, Senin (15/2/2021) terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). “Saksi diperiksa secara maraton untuk melengkapi berkas delapan orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Humas Kejari Buleleng, Agung Jayalantara, S.H., di sela-sela pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng.

Dikatakannya, dalam kasus ini ada mark up harga yang seharusnya bisa digunakan untuk dua kali kegiatan, tetapi dilakukan sekali. “Dari segi ekonomis, kegiatan yang bisa dilakukan dua kali tetapi dilakukan sekali. Dan, pengusaha pariwisata yang terlibat karena terpaksa, karena kalau tidak mau ikut, ya tidak dapat proyek untuk menggaji karyawannya,” bebernya.

Baca juga :  Pekan Kedua Penerapan Pergub 46/2020, Satpol PP Kedepankan Pembinaan

Sebelumnya, 8 pegawai di Dinas Pariwisata Buleleng ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana PEN dengan potensi kerugian negara ditaksir Rp 656 juta. Delapan  tersangka  itu berinisial : MD SN, Nym. AW, Pt. S, Nym. S, IGA MA, Kd. W, Nym GG dan Pt B. Barang Bukti yang berhasil diamankan sementara berupa uang senilai Rp 377 juta. Menurut penyidik Kejari, mereka yang dijadikan tersangka adalah yang terlibat pada Bidang Kegiatan Ekplore Buleleng dan Bimtek. (118)

Baca juga :  Nama Kajari Buleleng Dicatut, Tiga Instansi Kecipratan "Uang Terima Kasih"

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini