2021, Segini Target Vaksin Anjing di Denpasar

0
6
2021, Segini Target Vaksin Anjing di Denpasar
DIVAKSIN – Dokter hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar memvaksin anjing peliharaan warga di Desa Tegal Kerta, Rabu (17/2).

Lumintang, DenPost

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pertanian tahun 2021 ini menargetkan 80 persen memvaksin anjing atau hewan penular raibies (HPR). ”Anggaran yang diberikan tahun 2020 untuk vaksin anjing dipotong karena dana tersebut dialokasikan penanganan Covid-19. Sehingga vaksinasi HPR tahun lalu cukup rendah hanya terealisasi 4,72 persen (4.235 ekor) dari estimasi populasi anjing yang ada di Denpasar 89.796 ekor,’’ kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Drh. Made Ngurah Sugiri didampingi Kasi Keswan Drh. IA Made, Martini, Rabu (17/2/2021).

Ngurah Sugiri mengungkapkan, pihaknya tahun ini menargetkan cakupan vaksinasi 80 persen kekebalan imunitas kelompok anjing sehingga tidak terjadi penularan rabies. Vaksinasi massal menyiapkan 47.715 dosis vaksin gratis untuk memvaksin anjing yang belum divaksin tahun 2020. Vaksinasi massal dimulai dari Desa Padangsambian Kelod pada 5 Januari hingga 12 Februari 2021 teralisasi 2.898 ekor (94,88 persen) dari jumlah populasi 3.048 ekor. Dilanjutkan vaksinasi anjing di Desa Pemecutan Kelod memvaksin 2.263 (95,05 persen) dari populasi 2.274, Kelurahan Pemecutan 1.344 ekor (64,74 persen) dari populasi 1.346 ekor.

Baca juga :  Pandemi, Pengajuan Klaim BP Jamsostek Meningkat

Mulai Rabu ini di Desa Tegal Kerta. Namun vaksinasi tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) guna menghindari terpapar virus corona. ”Kami menerjunkan 10 dokter hewan dibagi menjadi lima tim. Satu tim ditargetkan dapat memvaksin 300 ekor anjing setiap hari,’’ ujar Ngurah Sugiri.

Dia menjelaskan, Denpasar sebagai pusat perdagangan dan perekonomian sejak 2017 hingga Februari ini bebas penyakit rabies. Karena itu, Pemkot Denpasar bertekad mempertahankan sebagai daerah bebas penyakit rabies terus melakukan vaksin anjing peliharaan maupun anjing liar dan diliarkan. Program vaksin gratis ini dilakukan mendatangi tempat yang telah ditentukan seperti balai banjar.

Baca juga :  Pelajar SMP Di Denpasar Tetap Belajar dari Rumah

”Kami sekarang targetkan vaksinasi 80 persen dari populasi HPR yang ada. Sementara logistik vaksin tersedia hanya 47.157 dosis. Kalau dihabiskan sesuai populasi yang ada hanya tercapai 52,52 pesen dan kekurangan vaksin 24.680 dosis. ”Kami harap ada bantuan vaksin dari Pemrov Bali melalui pemerintah pusat lewat anggaran APBN mendukung kekurangan vaksin termasuk biaya operasional,’’ harapnya.

Mensukseskan vaksinasi massal agar tidak ada penyakit rabies, lanjut Ngurah Sugiri, peran aktif masyarakat sangat diharapkan. Mengingat, dokter hewan yang dimiliki Dinas Pertanian Denpasar terbatas sehingga melibatkan dokter hewan mandiri dan yayasan membantu memvaksin anjing peliharaan masyarakat maupun liar dan yang diliarkan. ”Kami minta anjing yang belum divaksin bisa datang ke Kantor Dinas Pertanian Denpasar, Jl. A. Yani Utara dan dokter hewan siap memberi vaksin gratis,’’ paparnya. (103)

Baca juga :  Dicurigai Tampung Duktang, Satgas GR Padangsambian Sisir Belasan Rumah Kos

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini