Didampingi APIP, Dana Hibah Pariwisata Jembrana Diklaim Bebas Masalah

0
6
picsart 02 17 06.14.30
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Nengah Alit.

Negara, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana telah merampungkan pencairan dana hibah pariwisata dari Pemerintah Pusat ke masing-masing rekening milik perusahaan yang telah disetorkan sebelumnya. Nilai total dana hibah yang dicairkan untuk pelaku pariwisata di Jembrana sebesar Rp686.558.235.

Dalam penyaluran dan realisasi pencairan dana hibah pariwisata tersebut, Dinas Pariwisata Jembrana didampingi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dari Inspektorat. “Kami yakin bebas masalah. Kami sudah melakukan langkah antisipasi dan pendampingan agar tidak ada penyalahgunaan dana hibah. Syukur Tidak Ada masalah karena ada melibatkan APIP,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Nengah Alit, Rabu (16/2/2021).

Untuk di Jembrana, kata dia, pelaksanaannya tetap mengacu petunjuk teknis dan pihaknya terus berkoordinasi langsung dengan kementrian. Sebanyak 16 akomodasi wisata (13 hotel, villa, pondok wisata dan tiga restoran) di Kabupaten Jembrana berhak menerima dana hibah pariwisata tahun 2020.

Baca juga :  Pejabat di Jembrana Terkonfirmasi Positif Covid-19

Hal itu, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Jembrana Nomor 466/Disparbud/2020 tentang Penetapan Penerima Dana Hibah Pariwisata Daerah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2020. Besaran nilai dana hibah yang diterima oleh masing-masing pelaku wisata bervariasi mengacu pada besaran masing-masing pajak hotel dan restoran yang dibayarkan selama tahun 2019.

Menurut Nengah Alit, jumlahnya juga bervariasi antara satu hotel dan restoran dengan yang lainnya. Mulai ratusan ribu hingga ratusan juta.

Baca juga :  Dewan Badung Terima Aspirasi Masyarakat Masalah Hasil Pilkel Angantaka

Sementara berdasarkan data, nilai terkecil untuk dana hibah pariwisata 2020, di Kabupaten Jembrana sebesar Rp145.159 tercatat atas nama Hotel Puri Bali yang beralamat di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Sedangkan nilai dana hibah pariwisata 2020 terbesar tercatat atas nama Puri Dajuma yang berlokasi di Dusun Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan dengan jumlah Rp238.692.678.

Adapun nama penerima dana hibah pariwisata 2020, di Kabupaten Jembrana antara lain Puri Dajuma, Hotel Bombora Medewi Wave Lodge, KFC, Umadewi Villas, Medewi Bay Retreat, Luvi Resort, Perancak Pasti Water World 33, Brown Sugar Villa, Perancak Pasti Water World 32, Hotel Segara Mandala 1, The Point, Hotel Bali Kuwi, Hotel Galuh, Mai Malu, Betutu Adi, Hotel Puri Bali.

Baca juga :  Patung Makepung di Terminal Lama Negara Jadi Sorotan

Alit mengatakan dengan pencairan dana hibah pariwisata tersebut, diharapkan bisa memanfaatkan dana itu sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dari Pemerintah Pusat, termasuk juga melengkapi administrasi akhir berupa pelaporan penggunaan dana hibah. Dikatakan Alit, yang berhak menerima dana hibah pariwisata 2020, di Kabupaten Jembrana telah lolos verifikasi persyaratan yang ditentukan, yakni wajib terdaftar di database wajib pajak hotel dan restaurant tahun 2019, masih beroperasi sampai dengan Agustus 2020, memiliki perijinan TDUP yang masih berlaku dan memiliki bukti pembayaran PHPR pada tahun 2019. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini