Bunda Putri Ungkap Alasan Kain Endek Mesti Dilindungi

0
5
Bunda Putri Ungkap Alasan Kain Endek Mesti Dilindungi
Bunda Putri Koster

Sumerta Klod, DENPOST.id

Seiring perkembangan zaman, keberadaan kain endek mengalami degradasi dan menghadapi berbagai permasalahan. Seperti bahan baku benang yang kian langka, pemasaran produk hingga hadirnya produksi massal dengan motif yang mirip dan harga yang lebih murah. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Bali berupaya melakukan perlindungan dan pelestarian kain endek Bali.

Putri Koster selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali menerangkan, upaya pelestarian Kain Tenun Endek Bali yang telah mengantongi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia ini terus dilakukan. Salah satunya dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali. Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pada produk budaya lokal dari Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM masyarakat Bali.

Baca juga :  Dikunjungi Kapolda, Ketua KPU Bali "Adukan" Sejumlah Masalah

“Agar eksistensi kain ini tetap terjaga, adalah tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya. Sekarang waktunya kita ambil tanggung jawab. Kita pakai kain tenun yang ditenun oleh para perajin kita. Dari kita, untuk kita. Kita pakai kain tenun asli, perajin dan IKM bisa berkreasi dan berproduksi sehingga kesejahteraan akan terwujud,” paparnya, Kamis (18/2/2021) di Denpasar.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menyampaikan, Pemprov Bali sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, memberi perhatian penuh dalam upaya pelestarian serta pengembangan dari Kain Tenun Endek Bali. Dia juga mengajak semua komponen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama untuk melestarikan dan mengembangkan warisan adiluhung ini.

Baca juga :  Togar Situmorang: Terapkan Prokes Secara Tertib

Salah satu upaya untuk membangun kesadaran sekaligus upaya pelestariannya adalah dengan menggunakan kain tenun endek tersebut yang disesuaikan dengan jenis kegiatan serta tempatnya.

Tidak hanya itu, generasi muda juga perlu diperkenalkan dengan keberadaan kain yang kini telah mendunia dengan digunakannya Kain Tenun Endek Bali sebagai bahan koleksi busana 2021  dari Rumah Mode Christian Dior .

“Bagaimana kita mengatakan kalau endek kita berkualitas serta motifnya unik kalau kita tidak memakainya? Kita harus bangun kesadaran bersama untuk melestarikan serta menjaga warisan leluhur,” katanya.

Baca juga :  Pertebal Pelabuhan Akses Bali, Koster Surati Menteri

Sementara itu, Kadis Perindag Provinsi Bali, Wayan Jarta, mengatakan, penggunaan Kain Tenun Endek Bali juga merupakan salah satu upaya menggemakan Gerakan Nasional  Bangga  Buatan Indonesia (BBI)  yang bertujuan agar masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, terutama produk UMKM lokal.

Pihaknya juga terus mendorong  para perajin serta pelaku IKM dan UMKM untuk terus berinovasi dan bisa mengikuti perkembangan yang ada dan menyesuaikan dengan selera pasar tanpa menghilangkan ciri khas yang dimiliki. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini