Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Berpotensi Terjadi di Bali, BMKG Imbau Ini

0
4
picsart 02 19 09.10.04
ANGIN KENCANG - Hujan disertai angin cukup kencang sempat terjadi di Bandara Ngurah Rai, Jumat (19/2/2021) sore.

Kuta, DENPOST.id

Analisis BMKG menunjukkan kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. Hal ini, disebabkan oleh Monsun Asia yang masih mendominasi wilayah Indonesia, dan diperkuat oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin di sebagian wilayah Indonesia.

Selain itu, adanya pusat tekanan rendah di wilayah utara Indonesia, dan di Australia bagian utara dapat mempengaruhi pola arah dan kecepatan angin, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia.

Baca juga :  Pasar Manuver Gilimanuk "Nganggur"

Selain itu, yang perlu juga menjadi perhatian terkait potensi pertumbuhan Awan Cumulonimbus (Cb) di wilayah udara Indonesia, dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75% (OCNL/Occasional) untuk periode, 15 sampai 21 Februari 2021.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto. Menurut dia, awan yang bisa berbahaya bagi penerbangan ini diprediksi terjadi di sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat, Papua, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Bali, Laut Sumbawa, Laut Sawu, sebagian Laut Banda Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, Teluk Cendrawasih, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Jawa Tengah, Samudra Pasifik utara Papua, dan Laut Arafuru.

Baca juga :  Kasus Tanah Pasar Umum Gianyar, Anggota Dewan Sarankan Ini

Masyarakat pun diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini