PHDI-Forum Koordinasi Hindu Bali Usulkan Pencabutan Pengayoman Sampradaya

0
8
picsart 02 19 09.10.29
PERTEMUAN - Forum Koordinasi Hindu Bali, dan PHDI Provinsi Bali, saat melakukan pertemuan di Kantor PHDI Provinsi Bali, Jumat (19/2/2021).

Tonja, DENPOST.id

Forum Koordinasi Hindu Bali, PHDI Provinsi Bali dan Polda Bali, melakukan pertemuan di Kantor PHDI Provinsi Bali, Jumat (19/2/2021). Pertemuan tertutup itu, membahas terkait desakan pencabutan pengayoman PHDI terhadap aliran Hare Krishna dan Sampradaya nondresta Bali.

Pemimpin rapat, Prof. IGN Sudiana menerangkan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam rapat sepakat bersatu padu menemukan solusi dari persoalan yang diadukan. “Kami sudah mengusulkan ke pusat (PHDI) agar pengayoman dari Sampradaya itu, terutama Hare Krishna dan Iscon itu dicabut segera oleh pusat,” ujarnya.

Baca juga :  Usai Disuntik Vaksin, Banyak yang Ngaku Lapar

Dalam pertemuan itu, PHDI juga menerangkan berkaitan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang harus diperjuangkan saat Mahasabha. “Masalah lain berkaitan perkembangan Tim Hukum Nusa Penida, kita sudah apresiasi. Kita juga sudah menjadi saksi ahli yang dimintai keterangan oleh penyidik. Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat Bali, terutama krama Nusa Penida segera terwujud,” bebernya.

Dia menambahkan dalam hal ini PHDI Bali wajib hukumnya memberi pengayoman kepada umat Hindu.

Baca juga :  BTB Usulkan Bali Punya Alat Pemeriksaan Swab

Sementara Ketua Forum Koordinasi Hindu Bali, I Wayan Bagiarta Negara menerangkan pihaknya dan PHDI sepakat satu suara dalam Mahasabha nanti untuk mengusulkan pencabutan pengayoman terhadap Hare Krishna dan Sampradaya nondresta Bali. Itu karena aktivitas Sampradaya nondresta di Bali telah mengusik kenyamanan dan ketentraman kehidupan beragama umat Hindu, khususnya di Bali.

“Disepakati bagaimana perhelatan organisasi ini, khususnya dalam mahasaba kita akan satu bahasa merevisi AD ART, khususnya yang menyangkut pasal-pasal dan ayat yang menyatakan pengayoman terhadap HK dan Sampradaya nondresta Bali ini dicabut,” tegasnya. (106)

Baca juga :  Denpasar Tambah 5 Kasus Positif, Satunya Riwayat Pulang Kampung

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini