Kepatuhan Prokes Masyarakat Badung Diklaim Meningkat

0
4
picsart 02 21 02.08.24
Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara.

Mangupura, DENPOST.id

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Badung sepertinya akan diperpanjang. Satpol PP Badung pun tetap menggencarkan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes). Apalagi waktu yang tersisa merupakan akhir pekan, yang notabena dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata.

Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara mengatakan, pihaknya masih gencar melakukan pengawasan penerapan prokes. Terutama tempat-tempat yang biasa dikunjungi masyarakat untuk berekreasi. “Seperti sore hari, orang-orang biasanya mengunjungi tempat yang murah meriah, seperti pantai dan lainnya,” ujarnya, Minggu (21/2/2021).

Baca juga :  Polda Gerebek Rumah Pengedar Ganja di Mumbul, Ini Hasilnya

PPKM Mikro, lanjut dia juga mengedepankan Satgas Covid-19 di desa dan kelurahan, sehingga pengawasan difokuskan ke desa maupun kelurahan yang berzona merah. “Seperti di Kuta Selatan ada Benoa dan Jimbaran. Di Kuta ada Tuban dan Kuta. Sedangkan Kuta Utara ada Dalung dan Kerobokan Kaja,” terangnya.

Di sisi lain, Suryanegara mengungkapkan sejauh ini kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes jauh meningkat, sehingga pelanggaran yang ditemukan petugas selama PPKM mikro ini jumlahnya menurun drastis ketimbang PPKM tahap satu dan dua. Pada PPKM tahap satu, pihaknya mencatat 184 pelanggaran, sedangkan PPKM dua ada 148 pelanggaran.

Baca juga :  Proyek Penataan Perbatasan Klungkung-Gianyar Tak Isi Aksara Bali

“Terkait pelanggaran sekarang sudah turun drastis. Ada baru sekitar 40-an. Demikian juga yang denda, kalau dulu sampai 180-an. Sekarang turun drastis, sekitar 40-an juga,” tandasnya. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini