Pengarakan Ogoh-ogoh di Badung Ditiadakan

0
4
picsart 02 21 02.08.50
Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Badung, AA Putu Sutarja.

Kuta Utara, DENPOST.id

Pelaksanaan Nyepi Tahun Saka1943 yang jatuh pada, 14 Maret 2021, akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat, serta sejumlah kegiatan tradisi juga akan dipangkas. Salah satunya adalah pengarakan ogoh-ogoh yang sudah disepakatai tidak dilakukan oleh masyarakat saat pangerupukan.

Hal ini, diungkapkan Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Badung, AA Putu Sutarja, Minggu (21/2/2021).

Menurut Bendesa Adat Kerobokan tersebut, sesuai dengan kesepakatan pengarakan ogoh-ogoh ditiadakan di tahun caka 1943 ini. “Tak ada pengarakan ogoh-ogoh saat pangerupukan, tapi untuk pelaksanaan tawur kita melakukannya dengan prokes ketat. Untuk tahun ini, pelaksanaan Tawur Agung di Kabupaten Badung dipusatkan di Catus Pata Kerobokan dengan dipuput oleh tujuh sulinggih,” kata Sutarja.

Baca juga :  Pasar Seni Sukawati Segera Diupacarai, Termasuk Lokasi Pekerja Tewas

Lebih Lanjut Sutarja mengatakan dalam upacara Tawur Kesanga Kabupaten Badung ini gilirannya di Kecamatan Kuta Utara dan dipusatkan di Kerobokan. “Tahun lalu kan sudah di Kecamatan Abiansemal, kini gilirannya di Kecamatan Kuta Utara. Pelaksanaanya kita batasi hanya sejumlah perwakilan saja yang melakukan tawur ini mengingat pandemi Covid-19, belum berakhir,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Eka Sudarwitha. Menurut dia, untuk Tawur Kesanga Kabupaten Badung dipusatkan di Kecamatan Kuta Utara dengan pelaksanaan upacara di Catus Pata Kerobokan. (115)

Baca juga :  Diuji Usap, 74 Guru di Badung Positif Covid-19

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini