Klungkung Teruskan Karantina OTG-GR di Hotel

0
5
picsart 02 21 03.41.15
GELAR RAPAT - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat menggelar rapat dengan dinas terkait, Sabtu (20/2/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung mulai menindaklanjuti Surat Pemprov Bali tentang pemberhentian sementara pelaksanaan karantina bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Gejala Ringan (GR) dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Covid-19 dengan menggelar rapat, Sabtu (20/2/2021).

Dari hasil rapat yang dilakukan dengan instansi terkait, Klungkung memutuskan tetap melanjutkan proses karantina bagi OTG dan GR di hotel.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta ketika dikonfirmasi mengaku telah melakukan koordinasi dengan Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra terkait hal ini. Dari hasil koordinasi, diputuskan karantina bagi OTG dan GR tetap dilanjutkan di hotel, namun pembiayaannya dialihkan ke APBD.

Baca juga :  Seorang Pedagang di Dusun Dauh Pura, Desa Depeha, Dibunuh

“Sebenarnya surat dari Provinsi Bali itu, bukan masalah karantina di hotel atau di rumah. Tapi masalah biaya yang tidak ditanggung lagi. Jadi kami di daerah tetap karantina di hotel dan selanjutnya pembiayaannya dari APBD kabupaten,” ujar Suwirta, Minggu (21/2/2021).

Menurut Suwirta, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan mengapa pihaknya tetap memilih melanjutkan karantina di hotel. Seperti pembiayaan yang lebih efisien karena terpusat. Termasuk pengawasan juga lebih mudah.

Baca juga :  Sekda Bali Tinjau Pasar Galiran, Apresiasi Langkah Pemkab Klungkung

“Kalau hitung-hitungan, karantina di rumah kurang efisien karena tidak terpusat. Pengawasan pun lebih sulit dan membutuhkan banyak personel. Jika di hotel walau mengeluarkan biaya, tapi efisien. Pengawasan lebih mudah dilakukan oleh tenaga medis, tim yustisi, demikian pula manajemen hotel juga ikut mengawasi,” jelas Suwirta.

Sementara untuk Satgas Gotong royong di Desa Adat bisa fokus untuk melakukan langkah pencegahan, dengan penegakan prokes. Dengan putusan ini, warga terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan tetap dikarantina di sebuah hotel di Gianyar. Apalagi Klungkung telah menyiapkan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sekitar Rp6 miliar

Baca juga :  Diduga Sakit Tak Kunjung Sembuh, Gronding Tewas Gantung Diri

“Karantina di hotel ini, nanti kami gunakan dana BTT. Kalau kami hitung, mungkin masih mencukupi sampai 10 bulan kedepan. Semoga saja tidak ada lonjakan angka kasus yang signifikan,” ucap Suwirta. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini