Langgar PPKM Mikro, Pengunjung Lapangan Puputan Badung Dibubarkan

0
7
picsart 02 21 03.41.45
DIBUBARKAN – Satpol PP Kota Denpasar, saat membubarkan kerumunan pengunjung di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Sabtu (20/2/2021) malam karena melanggar PPKM Mikro.

Dangri, DENPOST.id

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar membubarkan puluhan orang yang kedapatan berkerumun di Lapangan Puutan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (20/2/2021) malam. Pembubaran ini, karena adanya pelanggaran protokol kesehatan (prokes) saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

”Kita bubarkan kerumanan warga yang duduk santai di Lapangan Puputan Badung karena sudah melewati jam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro melewati pukul 21.00 Wita. Kalau pakai masker kita bina dan pengunjung yang tidak pakai masker kita tindak dan denda sesuai aturan,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga, Minggu (21/2/2021).

Baca juga :  DPRD Bali Siap Bahas Ranperda Energi Daerah

Anom Sayoga menyatakan penularan virus corona di Kota Denpasar terus meningkat, maka semua fasilitas umum (fasum), seperti Lapangan Puputan Badung, Lapangan Lumintang dan Taman Kota ditutup sementara untuk umum guna menghindari kerumuanan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kenyataan yang ada di lapangan banyak masyarakat membandel berolahraga dan rekreasi siang atau malam hari sambil duduk-duduk di bawah pohon perindang maupun di tengah lapangan. ”Kami sudah memasang garis pembatas keliling pinggir lapangan agar masyarakat tidak masuk. Alasan mereka mencari udara segar dan refresing guna menghilangkan rasa jenuh dan bosa, tinggal di rumah berbulan-bulan,’’ ujar Anom Sayoga.

Baca juga :  Pasien Non Covid-19 Turun 60%, RS Sanglah Optimalisasi Layanan Isolasi

Anom Sayoga mengajak seluruh masyarakat mematuhi prokes selama PPKM mikro berlangsung agar tetap sehat dan produktif, sehingga ekonomi bisa bangkit. ”Kalau masyarakat disiplin dan taat mengikuti prokes, niscaya virus corona akan cepat hilang. Begitu juga sebaliknya, bila masyarakat cuek dengan wabah Covid-19, siap menerima resiko,’’ ucapnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini