Senggol Truk Mogok, Pasutri Dilarikan ke Rumah Sakit

0
9
picsart 02 21 07.08.20
SENGGOL TRUK - Kondisi motor Ketut Suanta yang menyenggol truk mogok di sekitar objek wisata Goa Jepang, Banjarangkan, Klungkung, Minggu (21/2/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Jalur di sekitar objek wisata Goa Jepang, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung mendadak krodit, Minggu (21/2/2021) sore. Hal ini menyusul kasus laka yang menimpa pasutri Ketut Suanta (50) dan Ni Wayan Sudiasih (50).

Pasutri asal Dusun Pemenang, Desa Nyalian, Banjarangkan ini dilarikan ke RSUD Klungkung, setelah menyenggol truk yang parkir karena mogok di Jalan Raya Letu IB Puja, Dusun Koripan Kangin, Desa Banjarangkan.

Baca juga :  TPAKD Mesti Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

Informasi yang diperoleh di lapangan, kasus laka lantas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Kejadiannya berawal dari sepeda motor Honda Supra DK 3319 MV yang dikendarai Suanta datang dari arah timur menuju ke barat membonceng Sudiasih. Saat di depan Goa Jepang dan jalan tanjakan, korban tiba-tiba kaget melihat truk bernopol DK 9303 GY parkir didepannya.

Truk tersebut, dikemudikan Wayan Widiana (45) dari Br. Mas, Dusun Bedulu, Gianyar. Truk tersebut, diketahui parkir di selatan jalan karena mogok. Sayangnya keberadaan truk mogok tersebut tidak diperhatikan korban, sehingga langsung menyenggol bagian belakang truk hingga jatuh ke aspal.

Baca juga :  Dapur Longsor Saat Masak, Darsi Langsung Lemas

“Saat datang dari timur pengendara motor tidak memperhatikan ada truk yang mogok di badan jalan. Sehingga langsung menyenggol truk dan terjatuh,” ujar Kanit Lantas Polres Klungkung, Ipda IB Ketut Wardana.

Setelah kejadian tersebut, korban kemudian dilarikan ke UGD RSUD Klungkung untuk mendapat perawatan. Apalagi dalam kejadian tersebut, Suanta mengalami luka pada alis kirinya. Sedangkan yang dibonceng, yakni Sudiasih mengalami luka robek pada kaki kiri.

Baca juga :  Petugas TOSS Center Keluhkan Limbah Medis

“Keduanya telah dibawa ke rumah sakit. Dan kami masih melakukan penyelidikan apakah ada unsur lalai atau tidak,” ungkap IB Wardana. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini