Hujan Lebat, Air Baku Penuh Pasir dan Lumpur

0
8
picsart 02 23 09.07.30
BERSIHKAN ESTUARI - Jajaran PDAM Badung dipimpin Dirtek dan Dirum saat melakukan bersih sampah di estuari dam, sebagai salah satu upaya menjaga sumber air baku.

Kuta, DENPOST.id

Hujan lebat disertai angin kencang membuat jajaran PDAM Tirta Mangutama Badung harus kerja ekstrakeras dalam melayani pelanggan. Sebab, hujan lebat belakangan ini sangat berpengaruh terhadap distribusi air PDAM Tirta Mangutama Badung ke masyarakat.
Ini karena air baku yang akan diolah mengandung lumpur dan pasir.

Hal itu diungkapkan Direktur Tehnik (Dirtek) PDAM Tirta Mangutama Badung, Wayan Suyasa, Selasa (23/2/2021).
Untuk mengatasi permasalahan ini, kata Mantan Dewan Badung ini, setiap hari PDAM harus menguras saluran bahkan 2 hingga 3 kali sehari.
“Saat nguras saluran kami harus stop produksi sehingga mengganggu pelayanan,” ungkapnya sembari berharap para pelanggan bisa memaklumi kondisi tersebut.

Baca juga :  Turis Asing Temukan Orok Laki-laki di Bibir Pantai Legian

Namun demikian pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan mengirim air tangki ke pelanggan.
Air tangki yang disalurkan tersebut diambil dari jaringan lainnya yang tidak bermasalah.

Di bagian lain, dalam situasi seperti saat ini diharapkannya masyarakat agar melakukan stok air di masing-masing rumah. Karena jaringan yang panjang juga memerlukan waktu pemadatan air di pipa saat penyaluran.
“Kendalanya air yang tak ada untuk diolah pak. Maka air tak bisa dikirim. Airnya terlalu pekat karena banyak lumpur dan pasir,” papar Suyasa. (113)

Baca juga :  Keberatan Hasil Pilkel Angantaka, DPMD Persilahkan Tempuh Jalur Hukum

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini