Pedagang Pasar Relokasi Lapangan Sutasoma Belum Dipindahkan

0
9
picsart 02 24 10.05.33
MASIH JUALAN - Pedagang Pasar Seni Sukawati, masih jualan di pasar relokasi Sutasoma, Banjar Peninjoan, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, Rabu (24/2/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Pembangunan Pasar Seni Sukawati sudah selesai dibangun dan sudah di-“plaspas”, serta sudah diserahkanterimakan dari PUPR Pusat kepada Pemkab Gianyar melalui Pemprov Bali. Namun, sampai saat ini ratusan pedagang yang masih direlokasi di Lapangan Sutasoma yang ada di Banjar Peninjoan, Sukawati, Gianyar belum juga dipindahkan.

Sejumlah pedagang di pasar relokasi mengaku belum tahu kapan mereka akan pindah ke Pasar Seni Sukawati yang baru itu. “Belum tahu kapan pastinya pindah, dan kami baru didata saja,” ujar salah satu pedagang, Ni Wayan Narti, Rabu (24/2/2021).

Selama di tempat relokasi Lapangan Sutasoma, kedatangan wisatawan untuk belanja lukisan, kain maupun souvenir diakui turun drastis. Bahkan dalam situasi Covid-19 ini, pembeli sangat sepi. “Dalam situasi Covid-19, sehari tidak dapat berjualan sama sekali. Paling ramai pernah dapat Rp800 ribu. Tapi rata-rata dapat Rp100.000 per hari saja sudah syukur,” kata Narti.

Baca juga :  Oleng Saat Nyalip dari Kiri, Kepala Pemotor Hancur Terlindas Tronton

Hasil jualan dia setorkan kepada bosnya. Narti mengaku hanya mendapat gaji harian Rp50 ribu. Terkadang Narti pun mengaku tidak enak sama sang bosnya karena tidak dapat berjualan. Dikatakan Narti, pengunjung yang datang kebanyakan dari tamu lokal dan domestik. Sementara wisatawan mancanegara tidak ada. “Sebelum ada pembatasan, lumayan ramai. Setelah terus diperpanjang akhirnya sepi lagi,” ujar Narti.

Narti berharap saat pindah ke Pasar Seni Sukawati yang baru minat masyarakat untuk berkunjung ke Pasar Seni Sukawati semakin meningkat, sehingga akan berdampak kepada pedagang.

Baca juga :  Satgas Dauh Puri Kaja Amankan Pelanggar Buang Sampah Sembarangan

Sementara Kepala Pasar Seni Sukawati, Anak Agung Gede Raka Wibawa mengatakan pedagang belum dipindahkan ke lokasi Pasar Seni Sukawati karena masih melakukan pendataan terhadap para pedagang. Pendataan yang dimaksud, yakni perubahan jenis dagangan. Misalnya awalnya pedagang kain kemudian berubah menjadi dagang lukisan atau souvenir, sehingga harus jelas. Perubahan jenis dagangan tersebut, wajib disertai surat pernyataan. “Agar tidak plin plan lagi, makanya ada surat pernyataan plus fotokopi KTP,” katanya.

Baca juga :  Bali Safari Park Ketat Terapkan Prokes, Sebar Ratusan Tempat Cuci Tangan

Ditambahkan ketika pendataan pedagang ini sudah selesai, baru akan dijadwalkan proses pengundian. “Nanti akan dilakukan pengundian, sehingga pedagang tidak boleh minta atau memilih tempat berjualan,” ucapnya.

Untuk penataan jenis dagangan akan menerapkan zonasi. Lantai dasar untuk produk lukisan dan souvenir, lantai I untuk pedagang kain dan sejenisnya. Sedangkan jumlah pedagang yang akan menempati bangunan megah dan baru itu tetap sama, yakni 778 pedagang los dan 24 pedagang kios. “Tidak ada penambahan pedagang baru dan tetap seperti dulu,” tandasnya. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini