Wanita yang Ditemukan Tewas di Pantai Bingin Teridentifikasi 

0
32
Mayat Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pantai Bingin
MAYAT – Mayat seorang perempuan tanpa identitas saat ditemukan tergeletak di pantai antara Bingin dan Dreamland, Pecatu, Rabu (24/2/2021). DENPOST.id/ist

Pecatu, DENPOST.id

Mayat wanita yang tergeletak di bawah tebing antara Pantai Bingin dan Dreamland, pada Rabu (24/2) pagi, diketahui bernama Grace Wei Huang. Polisi yang mengecek tempat korban menginap di Le Cliff Vila, Grace merupakan warga keturunan Tiongkok yang tinggal di California, Amerika Serikat.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus Sooai mengatakan, hasil pemeriksaan dan olah TKP, wanita berusia 49 tahun itu diduga terpeleset saat jalan-jalan di atas tebing. “Di atas tebing ada lokasi swafoto. Dugaan kami korban jalan-jalan di sepanjang atas tebing,” bebernya, Kamis (25/2).

Baca juga :  Imbau Kepatuhan Protokol Kesehatan, Satlantas Polres Bangli Sasar Ini

Dilanjutkannya, korban tinggal tak begitu jauh dari lokasi kejadian yakni di Le Cliff Vila Jalan Labuansait, Pecatu, Kuta Selatan. “Saat ini jenazah korban masih berada di RSUP Sanglah. Kami masih menunggu pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan tanpa identitas (Miss X) ditemukan tergeletak di bawah tebing antara Pantai Bingin dan Dreamland, Rabu (24/2). Saat ditemukan korban mengenakan baju merah dan mengalami patah tulang serta mata bengkak dan membiru. Diduga korban jatuh dari atas tebing di atas pantai tersebut.

Baca juga :  Karena Corona, Desa Adat Buleleng Tiadakan Melasti

Menurut Pengawas Balawista Pecatu, Wayan Somer selaku penanggungjawab memimpin evakuasi korban, saat ditemukan korban dalam keadaan menengadah tanpa identitas sama sekali. Adapun kronologis penemuan mayat yang diduga WNA tersebut kata Somer berawal dari temuan seorang pemancing bernama Putu Sanjaya (24) dari Lingkungan Bingin, Desa Pecatu sekitar 7.40 Wita. Melihat sesosok wanita tergelatak diapun melapor ke Kaling setempat dan diteruskan ke Balawista Pos Bingin dan Dreamland.

Anggota Balawista dibantu melakukan evakuasi korban. Dibantu masyarakat dan Linmas, Bhabinsa, perwakilan Pecalang dan anggota RAPI korban dibawa naik anak tangga menuju atas tebing. Kemudian korban langsung dilarikan ke RS Sanglah menggunakan mobil ambulance Balawista.

Baca juga :  Karantina Usai, 31 PMI Bangli Dipulangkan

“Saat kami evakuasi ada bebera luka di tubuh korban. Seperti di pergelangan kaki seperti patah dan mata bengkak membiru. Mungkin korban jatuh dari atas tebing. Karena di atas ada tempat selfi,” paparnya sembari belum berani memastikan penyebab kematian korban. Karena hingga dibawa ke RS Sanglah belum ada pihak keluarga yang datang. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini