Cuaca Ekstrim Landa Denpasar Sampai Pertengahan Maret

0
15
Cuaca Ekstrim Landa Denpasar Sampai Pertengahan Maret
IB Joni Ariwibawa

Pemecutan Kelod, DenPost

Cuaca ekstrim disertai hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Kota Denpasar sesuai informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan geofisika (BMKG) Bali berlangsung sampai pertengahan Maret mendatang. Karena curah hujan tinggi dan angin kencang sehingga masyarakat tetap waspada dan hati-hati.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, Kamis (25/2), mengatakan cuaca ekstrim belakangan ini melanda wilayah Denpasar membutuhkan kewaspadaan bersama. Apalagi saat ini masih berada pada situasi penanganan Covid-19, petugas BPBD bekerja ekstra keras menangani pohon tumbang, mengevakuasi kecelakaan maupun musibah lainnya.

Baca juga :  Frekuensi Sidak Prokes Jadi Empat Kali Sehari

”Kami berharap masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrim. Kalau ada pohon tumbang, kebakaran dan musibah lainnya segera menghubung BPBD Kota Denpasar guna dapat penanganan cepat,’’ harap Joni Ariwibawa.

Ia menuturkan, tim pemantauan dimotori pasukan BPBD dan linmas ini bertugas melaksanakan mantau secara cermat dan berkelanjutan guna mengetahui situasi terkini perkembangan informasi cuaca. Selain itu, perbekel/lurah diminta aktif menyiagakan seluruh perangkat desa/kelurahan berkoordinasi dengan Babinkamtibmas, Babinsa, Basarnas dan BPBD Kota Denpasar untuk menangani bencana yang ada di wilayah masing-masing. ”Kami minta seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan yang dikoordinir perbekel/lurah dan kadus/kaling membersihkan got atau saluran air agar tidak tersumbat sampah memicu banjir,’’ pintanya.

Baca juga :  Bagi-bagi Tumpeng Meriahkan Peringatan HUT Ke-48 PDIP Denpasar

Dia mengungkapkan, berbagai upaya sudah dilakukan guna meminimalisir dampak cuaca buruk ini. Beberapa yang dilaksanakan penggelontoran sungai dan gorong-gorong, pembersihan saluran air, perompesan pohon bersama Dinas Lingkugan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar. ”Kami mengajak masyarakat dimotori perbekel/lurah dan kaling/kadus menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat jangan sampai ada membuang sampah sembarangan ke sungai atau got. Apalagi sudah ada swakelola sampah sehingga membuang ke TPS yang sudah disiapkan oleh DLHK di masing-masing desa/kelurahan,” ucapnya. Masyarakat juga diminta selalu meningkatkan kewaspadaan, jika tidak mendesak lebih baik tetap tinggal di rumah. (103)

Baca juga :  Dokter Diduga Terinfeksi Covid-19 di Sanglah, Begini Faktanya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini