Bayi Belum Jelas Kelaminnya Lahir di Desa Sepang

0
14
picsart 02 25 03.22.01
BAYI - Kadis Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra saat menyambangi rumah pasutri bayi yang alat kelaminnya tidak jelas, Kamis (25/2/2021) di Desa Sepang, Busungbiu.

Singaraja, DENPOST.id

Anak ketiga pasangan suami istri I Dewa Made Rai Sudarsana (36) dan Made Giriantini (25) warga Banjar Dinas Kerobokan, Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu melahirkan bayi yang belum jelas alat kelaminnya.
Bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar itu jenis kelaminnya belum terbentuk sempurna. Meski begitu, setelah dilahirkan bayi dinyatakan sehat dan dapat melakukan buang air kecil lewat lubang kelaminnya.

Orangtua bayi Kamis (25/2/2021) menceritakan, tanda-tanda persalinan terjadi pada Selasa (23/2/2021) yang lalu. Saat itu, sang ibu (Giriantini) merasakan perutnya sakit dan diikuti dengan keluarnya air ketuban. Keluarganya lantas memeriksakan kehamilannya itu ke Puskemas Busungbiu II. Karena sudah memasuki fase melahirkan, petugas di puskemas kemudian merujuk sang ibu bayi ke Rumah Sakit Karya Dharma Usada (KDAH) Bross Singaraja.

Baca juga :  Bertambah, Warga Jembrana Positif Covid-19

Di rumah sakit, tim medis kemudian langsung melakukan pemeriksaan dan dokter memutuskan persalinan dengan cara operasi caesar. Sekitar pukul 18.00 wita bayi ketiga itu lahir dengan berat 3,2 kg. Setelah menjalai pemeriksaan lanjutan, ternyata organ pada alat kelaminnya belum terbentuk secara utuh. Satu sisi organ vital itu sudah berbentuk vagina. Tepat di organ itu muncul alat vital jenis penis tetapi belum terbentuk buah zakar.

Baca juga :  Di Buleleng, 17 Orang Sembuh

“Saya bingung apakah anak kami ini laki atau perempuan. Syukurnya, bisa kencing lewat lubang di alat vitalnya itu,” jelas ayah si bayi. Rencananya, Jumat (26/2/2021) hari ini, bayi dan ibunya menjalani pemeriksaan lanjutan pascaoperasi.

Kepala Dinas Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra, didampingi Kasi Pelayanan Anak dan Lansia langsung menyambangi rumah pasutri untuk memfasilitasi tentang KIS untuk memudahkan penanganan selanjutnya.
“Setelah kita dapat informasi ini, kita langsung koordinasi dengan Pak Mekel dan membantu secukupnya sambil memfasilitasi proses selanjutnya,” tandasnya. (118)

Baca juga :  Terkait Pembakaran Bendera PDIP, Ini Kata Bupati PAS

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini